Jamin Keselamatan Penumpang Saat Perjalanan Mudik, Sopir Bus di Buleleng Dites Urine

Demi menjaga keselamatan para penumpang yang mudik, aparat kepolisian Polres Buleleng menggelar tes urine, kepada enam sopir bus, Minggu (2/5/2019)

Jamin Keselamatan Penumpang Saat Perjalanan Mudik, Sopir Bus di Buleleng Dites Urine
Tribun Bali/Ratu Ayu
Petugas kepolisian Polres Buleleng melakukan tes urine terhadap salah satu sopir bus, Minggu (2/5/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Demi menjaga keselamatan para penumpang yang mudik untuk merayakan hari raya Idul Fitri, aparat kepolisian Polres Buleleng menggelar tes urine, kepada enam sopir bus, Minggu (2/5/2019).

Tes urine dilaksanakan di areal perkantoran salah satu bank, mengingat bus tersebut disediakan secara gratis bagi pemudik, sebagai CSR.

Kapolres Buleleng, AKBP Suratno yang memantau secara langsung proses pemeriksaan mengatakan, tes urine ini dilakukan bukan untuk mencari-cari kesalahan. Melainkan untuk memastikan kondisi sopir dalam keadaan sehat, agar penumpang yang diantarkan selamat sampai di tempat tujuan.

"Ini kan perjalanannya cukup jauh, sampai ke Bandung. Sehingga kami ingin memastikan sopir dalam keadaan sehat, dan siap untuk mengemudi," katanya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan selama kurang lebih satu jam, tak ada satu pun urine yang positif mengandung narkotika.

Namun, sebut AKBP Suratno, ada salah satu sopir yang tekanan darahnya cukup tinggi, sehingga pihaknya mengimbau agar sopir tersebut beristirahat sejenak, dan posisinya digantikan sementara oleh sopir yang lain. 

Selain melakukan tes urine, polisi juga melakukan pengecekan, mulai dari rem, ban, bahkan kondisi sasis dan lampu indikantor di panel pengemudi.

Hasilnya diakui AKBP Suratno, telah memenuhi standar kelaikan.

"Hasil tes urine negatif semua. Cuma ada satu yang tensinya agak tinggi. Kondisi mobil juga sudah kami cek, semuanya bagus," ucapnya.

Lalu bagaimana dengan sopir angkutan mudik lainnya?

Dikatakan AKBP Suratno, pihaknya juga akan melaksanakan tes urine, namun secara bertahap.

Mengingat terminal Banyuasri saat ini digunakan  oleh pemerintah sementara waktu sebagai pasar, hingga proses revitalisasi Pasar Banyuasri selesai dilakukan.

"Pelaksanaan tes urine untuk sopir bus antar kota antar provinsi akan tetap kami lakukan," tutupnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved