Jung Kumis Berhenti Bekerja di Bank dan Beralih ke Usaha Herbal, Produknya Dipromosikan Ke Luar Bali

Jung Kumis menceritakan pada awalnya usaha obat herbal tersebut sebenarnya hanya sebagai usaha sampingan, dimulai dari tahun 2009

Jung Kumis Berhenti Bekerja di Bank dan Beralih ke Usaha Herbal, Produknya Dipromosikan Ke Luar Bali
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Pemilik Bangli Bali Husada, I Dewa Agung Made Suryawan alias Jung Kumis saat menunjukkan produk obat herbal yang sedang dipasarkannya, Senin (3/6/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Banyak masyarakat yang hidup di zaman modern cenderung memilih obat herbal daripada obat kimia karena pertimbangan efek sampingnya.

Obat herbal diyakini tidak memiliki efek samping bagi orang yang mengkonsumsinya.

Demikian disampaikan pemilik Bangli Bali Husada, I Dewa  Agung Made Suryawan alias Jung Kumis saat ditemui Tribun Bali, di Bali Creative Industry Center, Senin (3/6/2019).

Ia menceritakan pada awalnya usaha obat herbal tersebut sebenarnya hanya sebagai usaha sampingan, dimulai dari tahun 2009.

Jung Kumis menceritakan, sebelumnya dia pernah bekerja di sebuah bank dan pada tahun  2013 dirinya memutuskan fokus mengembangkan usaha obat herbal tersebut.

Ia tertarik mempromosikan produk-produk herbal karena beberapa alasan.

Pertama, kecenderungan orang yang lebih suka back to nature.

Kedua, herbal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dan ketiga, dapat membantu pencegahan sejak dini sebelum orang tersebut terserang penyakit.

Adapun beberapa produk yang dipasarkan adalah olahan dari pegagan (daun piduh), bawang berlian, temulawak dan binahong.

“Kalau di Bali (pegagan) itu sering dibuang oleh petani, tapi saya bisa manfaatkan. Dan itu memang khasiatnya sangat luar biasa. Tanaman itu semua ada di Bali, dan sudah saya budidayakan,” ujar pria yang berasal dari Puri Jehem Kabupaten Bangli ini.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved