Ternyata Ini Alasan Jro Ari Loncat dari Mobil Ayla di Gianyar, Sebut Punggung Ada yang Nyetrum

Sebab perempuan asal Banjar Sema, Kelurahan Bitera, Gianyar, itu mendapatkan perlakuan tak meyenangkan saat berada di dalam mobil Edi,

Ternyata Ini Alasan Jro Ari Loncat dari Mobil Ayla di Gianyar, Sebut Punggung Ada yang Nyetrum
Dok ist/Kolase Tribun Bali
Edi Supriyatna (kiri) dan rekannya. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Niat Ni Ketut Ari Muliani atau Jro Ari (45) membantu temannya, Edi Supriyatna (35), menerjemahkan kerjasama proyek bangunan dengan orang asing berakhir di Mapolsek Ubud, Sabtu (1/6) pukul 21.00 Wita.

Sebab perempuan asal Banjar Sema, Kelurahan Bitera, Gianyar, itu mendapatkan perlakuan tak meyenangkan saat berada di dalam mobil Edi, sehingga membuatnya melompat dari mobil yang saat itu tengah melaju kencang di Jalan Sri Wedari, Lingkungan Tegalantang, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Sabtu (1/6) pukul 13.00 Wita.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Minggu (2/6), aksi Jro Ari yang terlihat melompat dari mobil berwana hitam, sempat terekam CCTV rumah personil band terkenal di Bali, Kis Band. Dalam rekaman itu, Jro Ari sempat terguling saat jatuh dari mobil.

Namun tak berselang lama, perempuan yang menenteng tas biru itu langsung bangun dan berjalan dengan menahan sakit.

Kapolsek Ubud, Kompol Nyoman Nuryana, mengatakan pihaknya sempat mencari tahu kebenaran video yang sempat viral tersebut.

Apalagi banyak pihak yang mengatakan terjadi di wilayah hukumnya. Namun hingga Sabtu sore, pihaknya tidak menemukan orang yang bersangkutan.

Pada Sabtu sekitar pukul 21.00 Wita korban datang untuk membuat laporan polisi, dengan aduan kasus penganiayaan.

“Korban melapor kemarin (Sabtu) malam, dugaan kasus penganiayaan,” ujarnya.

Menurut Kompol Nuryana, berdasarkan keterangan Jro Ari, kejadian tersebut bermula saat Jro Ari ditelepon oleh Edi Supriyatna (terduga pelaku). Ia meminta Jro Ari membantu menerjemahkan pertemuannya dengan investor asing.

Edi yang berprofesi sebagai pemborong mengaku mendapat tawaran proyek, namun ia tak bisa berbahasa Inggris. Karena itu, dalam membahas mekanisme proyek di sebuah hotel di Ubud, Jro Ari diminta sebagai penerjemah.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved