466 WBP Tidak Mendapat Remisi Khusus Pada Idul Fitri 2019, Ini Sebabnya

Dari 820 orang WBP beragama islam yang tidak diusulkan mendapat remisi sebanyak 466 orang.

466 WBP Tidak Mendapat Remisi Khusus Pada Idul Fitri 2019, Ini Sebabnya
Tribun Bali / Putu Candra
Seorang pecalang dilibatkan untuk menjaga Solat Ied. Keberadaan pecalang ini untuk memperlancar kegiatan perayaan Idul Fitri di Lapas Kerobokan, (25/6/2017) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Islam yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kerobokan, Badung tercatat sebanyak 820 orang.

Dari jumlah tersebut, 466 orang WBP tidak diusulkan mendapat remisi khusus hari raya Idul Fitri.

"Penyerahan remisi khusus hari raya Idul Fitri, kami umumkan besok usai pelaksanaan Sholat Ied," terang Kepala Lapas (Kalapas) Klas IIA Kerobokan, Tonny Nainggolan, Selasa (4/5/2019).

Dari 820 orang WBP beragama islam yang tidak diusulkan mendapat remisi sebanyak 466 orang.

Terdiri dari 286 orang masih berstatus tahanan, dan 180 orang narapidana.

Mereka yang tidak diusulkan mendapat remisi karena masih berstatus tahanan.

Lainnya (napi), karena belum memenuhi syarat.

"Ada yang pidana seumur hidup, belum menjalani sepertiga masa pidana. Ada juga yang belum menjalani enam bulan Masa Pidana. Ada yang sedang menjalani pidana kurungan pengganti denda," papar Tonny.

Untuk hari Raya Idul Fitri 2019, WBP beragama Islam di Lapas Klas IIA Kerobokan yang diusulkan mendapat remisi khusus hari raya sebanyak 354 orang.

Dari usulan itu, remisi yang sudah terealisasi atau Surat Keputusan (SK) turun sebanyak 341.

"13 SK remisi Idul Fitri 2019 belum kami terima. Karena 10 orang sudah dimutasi ke lapas atau rutan lain (SK turun di UPT tersebut) dan 3 orang masih dalam proses perbaikan SK," urai Tonny. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved