Beratnya Menjalani Hari Setelah Pasangan Hidup Pergi Untuk Selamanya

Suatu hari seseorang menikah. Namun, di saat yang sama, mereka juga harus siap jika suatu hari ditinggalkan oleh pasangan, dan kembali sendiri.

Beratnya Menjalani Hari Setelah Pasangan Hidup Pergi Untuk Selamanya
Kolase
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM- Kehilangan pasangan hidup -baik suami maupun istri- pasti menjadi kenyataan yang sangat berat bagi semua orang.

Baik kematian tersebut terjadi karena peristiwa tiba-tiba, maupun karena sakit yang telah dialami dalam waktu panjang.

Suatu hari seseorang menikah. Namun, di saat yang sama, mereka juga harus siap jika suatu hari ditinggalkan oleh pasangan, dan kembali sendiri.

Pada situasi tersebut, kebanyakan orang merasakan emosi yang intens, perubahan gaya hidup dan perubahan hal-hal lain menyusul kenyataan itu.

Tak sedikit yang meragukan masa depan mereka, karena merasa tak lagi memiliki semangat dalam menjalani hidup.

Seiring berjalannya waktu, rasa duka cita tersebut memang akan surut dan hidup yang baru pun bergulir.

Namun, banyak orang merasa, untuk tiba dalam momentum tersebut tidaklah mudah.

Lalu, bagaimana caranya?

1. Jangan perberat diri sendiri

Tidak ada cara yang "tepat" untuk bereaksi terhadap situasi ketika ditinggal orang tercinta.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved