Dirjen Perhubungan Udara: Belum Ada Puncak Arus Mudik yang Signifikan di Sejumlah Bandara

Dirjen Perhubungan Udara, Polana B Pramesti, mengakui jumlah penumpang yang mudik menggunakan moda transportasi udara pada masa Lebaran ini menurun

Dirjen Perhubungan Udara: Belum Ada Puncak Arus Mudik yang Signifikan di Sejumlah Bandara
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana ruang tunggu keberangkatan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, JAKARTA – Hingga H-3 Lebaran dan hari Senin (3/6/2019) atau H-2 Lebaran, aktivitas di sejumlah bandar udara tergolong landai alias tidak melonjak tajam sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti, mengakui jumlah penumpang yang mudik menggunakan moda transportasi udara pada masa Lebaran ini mengalami penurunan meski terjadi lonjakan penumpang dibandingkan hari-hari biasa sebelum arus mudik.

“Peningkatan memang tejadi dibandingkan hari-hari normal, saat ini kapasitas angkutan lebaran di sejumlah bandar udara relatif dalam situasi yang terkendali,” ungkap Polana melalui keterangan resminya, Selasa (4/5/2019).

Sebelumnya perkiraan puncak arus mudik Lebaran diprediksi terjadi pada 31 Mei 2019 dan puncak arus balik pada 9 Juni 2019.

Sesuai prediksi, Polana menambahkan, memang terjadi peningkatan arus penumpang pada prediksi tersebut dan kondisinya tetap terkendali.

“Termasuk semua keluhan dari pengguna jasa angkutan udara yang dilaporkan melalui 36 posko terpadu yang telah disediakan di bandar udara seluruh Indonesia. Dari hasil keluhan yang dilaporkan, diharapkan akan menjadi bahan perbaikan kedepannya, apalagi yang berhubungan dengan tiga aspek yakni keselamatan, keamanan dan pelayanan penerbangan,” tegasnya.

Bedasarkan laporan Posko Angkutan Lebaran 2019, dari 36 bandara yang dipantau hingga 3 Juni 2019 pukul 06.09.23 WIB, total pesawat berangkat sebesar 9.752 flight. Angka ini turun dibandingkan 2018 yaitu 13.919 atau turun 29,94 persen.

Sementara dari 7 bandara yang dipantau hingga 3 Juni 2019 pukul 06.09.41 WIB, total pesawat yang berangkat sebanyak 1.426 flight. Angka inipun turun dibandingkan 2018 yaitu 1.722 flight atau 13,97 persen.

Untuk total angkutan udara dalam dan luar negeri hingga H-3 di 36 bandar udara yaitu sebesar 11.178 angka ini terjadi penurunan dibandingkan 2018 yaitu 12.988 flight atau turun sebesar 13,94 persen.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved