Idul Fitri 2019 - Besok 300an WBP Lapas Kerobokan Akan Peroleh Remisi

Sebagian WBP beragama Islam yang menghuni lapas terbesar di Bali ini akan memperoleh remisi atau potongan masa tahanan khusus hari raya.

Idul Fitri 2019 - Besok 300an WBP Lapas Kerobokan Akan Peroleh Remisi
Tribun Bali/Istimewa
Ilustrasi Remisi warga binaan 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Perayaan hari Raya Idul Fitri menjadi berkah tersendiri bagi sebagian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kerobokan, Badung, Bali.

Pasalnya sebagian WBP beragama Islam yang menghuni lapas terbesar di Bali ini akan memperoleh remisi atau potongan masa tahanan khusus hari raya.

Kepala Lapas (Kalapas) Klas IIA Kerobokan Tonny Nainggolan mengatakan, remisi khusus hari raya ini akan diumumkan dan diberikan usai WBP yang beragama Islam melaksanakan Solat Ied, Rabu (5/5/2019).

"Jumlah remisi khusus hari Raya Idul Fitri 2019 yang diusulkan sebanyak 354 Orang. Besaran perolehan remisi dari 15 hari, sebulan, sebulan 15 hari sampai 2 Bulan," jelasnya, Selasa (4/5/2019).

Namun dari usulan itu, remisi yang sudah terealisasi atau Surat Keputusan (SK) turun sebanyak 341.

"13 SK remisi Idul Fitri 2019 belum kami terima. Karena 10 orang sudah dimutasi ke lapas atau rutan lain (SK turun di UPT tersebut) dan 3 orang masih dalam proses perbaikan SK," rinci Tonny.

Pemberian remisi khusus hari raya, kata Tonny memang selalu diberikan setiap tahunnnya saat perayaan hari keagamaan, termasuk Idul Fitri.

Selain itu, remisi khusus hari raya, merupakan bentuk penghargaan kepada para WBP yang berkelakuan baik.

Pun, remisi ini diberikan kepada WBP yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Diantaranya telah menjalani pidana minimal enam bulan.

Selain itu, tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana), dan aktif mengikuti program pembinaan rutan.

"Remisi adalah hak para warga binaan. Jadi kategori mendapatkan remisi, harus berkelakuan baik, turut serta dalam program, dan paling tidak sudah menjalani masa hukuman enam bulan," terang Tonny Nainggolan. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved