Kisah Atlet Renang Bali, I Putu Wirawan, Dari Sebuah Ajakan Hingga Berhasil Berprestasi

Kisah Atlet Renang Bali, I Putu Wirawan, Dari Sebuah Ajakan Hingga Berhasil Berprestasi

Kisah Atlet Renang Bali, I Putu Wirawan, Dari Sebuah Ajakan Hingga Berhasil Berprestasi
Tribun Bali/Dewi Damayanthi
I Putu Wirawan di Kolam Renang Tirta Arum, Blahkiuh, Badung, Selasa (4/6/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA-Beberapa atlet memiliki kisahnya tersendiri setelah memilih untuk terjun dan begelut dalam dunia olahraga yang diminatinya seperti  atlet renang Bali, I Putu Wirawan (17).

Wirawan bercerita ia terjun ke olahraga renang karena ajakan dari saudara ibunya saat ia berusia 6 tahun dan duduk dikelas 1 SD.

Saat pertama kali berenang ia pun mengaku sempat merasa takut.

“Ikut renang karena ajakan saudaranya ibu, adik dari Ibu. Saat kecil dulu kan sering main-main keluar gitu, terus diajak Bapak sama Ibu untuk latihan renang biar pergaulannya enggak ke negatif. Pertama ikut itu kelas 1 SD dan umur saya 6 tahun. Awalnya sempat takut sih masuk ke kolam, tapi kan ada pelatihnya yang megangin saat renang jadi gak takut,” ucapnya pada Tribun Bali di Kolam Renang Tirta Arum, Blahkiuh, Badung, Selasa (4/6/2019).

Ia juga berbagi pengalaman unik yang pernah ia alami saat latihan renang, pengalaman tersebut pun tidak pernah ia lupakan dan membekas diingatannya sampai sekarang.  

“Ada, pas dulu saat baru awal-awal latihan, sebelum berenang itu kan gak boleh makan tapi saya makan dan habis itu saya muntah langsung di kolam, itu terjadi saat saya baru-baru belajar renang, “ katanya.

Namun kejadian tersebut tak membuatnya berhenti untuk berenang, dan dengan dorongan serta dukungan dari kedua orangtuanya ia pun tetap bergelut didunia renang sampai sekarang.

Walau sudah lama terjun di dunia renang namun semangat untuk berenang tak selalu ada. Ada kalanya rasa jenuh atau bosan berenang menghampiri pemuda berkulit sawo matang ini.

Ia mengaku rasa bosan sempat menghampirinya, dan memuncak saat tahun 2017 lalu.

“Kalau cedera enggak, paling cuma sempat bosan saja. Pas tahun 2017 lagi jelek-jeleknya , gak ngilang sih, cuma latihannya jelek kayak gak semangat gitu, terus balik lagi karena dari dorongan pelatih, orang tua dan diri sendiri juga sampai sekarang,” ucap pemuda kelahiran 11 Juli 2002 ini.

Sejak berenang dari umur 6 tahun hingga sekarang, ia pun memiliki beragam prestasi di olahraga renang satu diantaranya pernah meraih dua medali emas di SEA Age Groups Swimming Championships 2016 di nomor 100 meter dan 200 meter gaya punggung putra.

Selain itu ia juga pernah meraih medali perunggu di PON 2016 pada nomor 200 meter gaya punggung.

Wirawan pun tak pernah berhenti menggali potensi dan kemampuannya hingga sekarang.

Pemuda yang berasal dari Desa Angantaka, Badung ini pun akan mengikuti kejuaraan renang The 43rd SEA Age Groups Swimming Championships 2019 tanggal 28 - 30 Juni 2019 di Phnom Penh, Kamboja. (*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved