Meski Poliklinik Tutup Dua Hari Saat Lebaran, RSD Mangusada Tetap Layani Pasien

Cuti bersama Lebaran, RSD Mangusada tetap memberikan pelayanan seperti biasanya. Hanya saja, pelayanan Poliklinik tetap libur selama dua hari

Meski Poliklinik Tutup Dua Hari Saat Lebaran, RSD Mangusada Tetap Layani Pasien
Tribun Bali/Agus Aryanta
Kondisi dari luar RSD Mangusada, Kabupaten Badung. Selama cuti Lebaran, RSD Mangusada tetap memberikan pelayanan seperti biasanya. Hanya saja, untuk pelayanan Poliklinik tetap libur selama dua hari. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019, pasien di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada masih membeludak.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSD Mangusada, dr. Nurija saat ditemui Senin (3/6/2019 mengatakan pada cuti bersama hari raya Idul Fitri, RSD Mangusada tetap memberikan pelayanan seperti biasanya.

Hanya saja, untuk pelayanan Poliklinik tetap libur selama dua hari.

"Yang lain tetap masih buka, seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun untuk poliklinik tidak melayani atau tutup pada tanggal 5 dan 6 Juni 2019. Selanjutnya kembali seperti biasa," ujarnya.

Menurutnya, selama cuti bersama pihak rumah sakit masih tetap melayani ratusan pasien di setiap harinya.

Pada tanggal 1 Juni, lanjut dr Nurija, ada sebanyak 134 pasien yang masuk dan 128 pasien keluar RS. Sedangkan pada tanggal 2 juni, ada sebanyak 136 pasien yang masuk dan pasien keluar sebanyak 126 orang.

"Masuknya di sini maksudnya yang kami tangani. Sedangkan yang keluar tidak dilakukan rawat inap dan yang lain,"ucapnya sembari mengatakan sebagian besar kebanyakan pasien melakukan disiagnosa.

Meskipun Poliklinik ditutup selama dua hari, pihaknya mengaku masih bisa menangani pasien dengan optimal. Hanya saja, ia memprediksi akan ada lonjakan pasien di IGD.

"Ya, nanti kita upayakan semaksimal mungkin. Kalau banyak pasien, sudah barang tentu ada pembludakan," tuturnya.

Pada libur lebaran ini, RSD Mangusada tidak melakukan penambahan tenaga medis. Namun, untuk mengantisipasi tenaga medis kurang, pihak RSD menerapkan penjagaan bergilir.

"Kalau jaga bergilir mereka yang menjalankan hari raya tidak terganggu dengan tugas di rumah sakit. Sehingga masyarakat masih tetap bisa terlayani," pungkasnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved