Optimalkan Tangkapan Ikan, Nelayan Kedonganan Akan Manfaatkan Aplikasi Fish-Go Karya Mahasiswa Unud

Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Pengembangan dan Penelitian (Balitbang) terus mematangkan rencana penerapan aplikasi ‘Fish-Go’

Optimalkan Tangkapan Ikan, Nelayan Kedonganan Akan Manfaatkan Aplikasi Fish-Go Karya Mahasiswa Unud
Tribun Bali/Busrah Ardans
Para nelayan tampak bersiap-siap melaut di pesisir Pantai Kedonganan, Kuta, Badung, Jumat (29/6/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Pengembangan dan Penelitian (Balitbang) terus mematangkan rencana penerapan aplikasi ‘Fish-Go’.

Aplikasi tersebut merupakan juara pertama lomba ‘Innovation Festival’ (Innofest) Kabupaten Badung tahun 2017 lalu.

Karya mahasiswa Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana (Unud) itu, akan memudahkan para nelayan untuk menangkap ikan.

Pasalnya aplikasi berbasis Android itu mampu menditeksi keberadaan ikan di dalam laut. Bahkan jenis ikan pun akan diketahui melalui aplikasi tersebut.

Kepala Balitbang Badung I Wayan Suambara mengatakan, aplikasi tersebut sepenuhnya menjadi hak dan milik Pemkab Badung.

"Ini memang aplikasi Pemkab Badung. Tapi ada juga pihak-pihak tertentu yang ingin menguasainya," jelas Suambara, Senin (3/6/2019).

Aplikasi yang digunakan untuk menangkap ikan itu, menurutnya sudah dicoba oleh beberapa nelayan di daerah Kedonganan, Badung.

"Kalau menggunakan aplikasi ini, nelayan membutuhkan jaring yang lebih kuat, agar bisa semakin banyak mengangkat ikan ke permukaan,”ungkapnya.

Kepala Balitbang Badung I Wayan Suambara saat memberikan GPS dan HP android ke salah satu nelayan di Kedonganan, Badung.
Kepala Balitbang Badung I Wayan Suambara saat memberikan GPS dan HP android ke salah satu nelayan di Kedonganan, Badung. (Istimewa)

Lebih lanjut ia mengatakan, aplikasi itu tidak hanya bisa menditeksi keberadaan ikan. Melalui aplikasi yang terkoneksi dengan satelit ini, jenis ikannya juga bisa diketahui.

Namun demikian, untuk menyempurnakan aplikasi ini diakuinya dibutuhkan anggaran termasuk untuk pengadaan jaring yang lebih kuat untuk para nelayan.

"Fish-Go adalah milik Pemkab Badung dan tidak akan dipindahtangankan kepada pihak lain," tuturnya.

Dalam penerapan dan memantapkan penggunaan aplikasi Fish-Go tersebut, pihaknya bersama Dinas Perikanan dan Kelautan Badung pun melakukan pertemuan dengan sebelas kelompok nelayan di Kedonganan.

Dari pertemuan itu, kata Suambara, nelayan sepakat untuk melakukan uji coba penggunaan aplikasi Fish-Go.

"Rencananya pada akhir Juni sampai Juli 2019 mereka akan menggunakan aplikasi tersebut. Pada kesempatan tersebut kami juga menyerahkan 1GPS dan 1 HP android, kepada kelompok nelayan Putra Bali untuk penerapan aplikasi itu,"pungkasnya. (*)

Kepala Balitbang Badung I Wayan Suambara saat memeberikan GPS dan HP android ke salah satu nelayan di Kedonganan/Istimewa

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved