Warga Boleh Konvoi Rayakan Takbiran, Tapi ini Syaratnya

Masyarakat yang hendak konvoi untuk merayakan malam takbiran tidak dilarang

Warga Boleh Konvoi Rayakan Takbiran, Tapi ini Syaratnya
Tribun Bali/Ady Sucipto
Pawai Takbiran di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (16/7/2015). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, masyarakat yang hendak konvoi untuk merayakan malam takbiran tidak dilarang.

Namun, ia menyampaikan sejumlah imbauan.

"Ya tentunya kami berharap, misalnya ada konvoi untuk takbiran atau apa, tidak keluar dari zona daerahnya," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (4/6/2019).

"Misalnya yang di Depok, ya di Depok saja, kalau di Jakarta Selatan ya di Jakarta Selatan saja. Jadi tetap kalau bisa tidak melintasi wilayah, misalnya dari Bogor ke Jakarta," ujar dia.

Demi kelancaran dan kenyamanan warga, Argo mengimbau masyarakat yang hendak berkonvoi pada malam takbiran mematuhi peraturan lalu lintas.

"Seandainya dilaksanakan, ya (harapannya) menaati semua aturan lalu lintas. Kita akan disiplin dari diri sendiri baru nanti ya melebar ke tetangga dan keluarga, sehingga melaksanakan kegiatan di jalan harus mematuhi rambu-rambu, dan kelengkapan dari kendaraan itu sendiri," kata Argo.

Argo mengatakan pengamanan pada malam takbiran akan dilakukan oleh setiap polres.

Polda Metro Jaya bersifat mendukung apabila sewaktu-waktu diperlukan.

"Jadi personel sudah disiapkan di sana. Untuk polda, kita mem-back-up, kalau misalnya nanti dibutuhkan kami akan melakukan kegiatan dan patroli polda juga sudah disiapkan," kata Argo.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Masyarakat Boleh Konvoi pada Malam Takbiran tetapi Ada Syaratnya"

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved