Suhikmat Meninggal di Pinggir Sungai Banjar Perangsada Dengan Dua Ekor Belut Besar Di Sampingnya

Saat tiba di dekat sungai, saksi melihat ada seorang laki-laki terbaring di pinggir sungai dan di sebelahnya ditemukan dua ekor belut besar

Suhikmat Meninggal di Pinggir Sungai Banjar Perangsada Dengan Dua Ekor Belut Besar Di Sampingnya
istimewa
Seorang pria ditemukan tak bernyawa dengan dua ekor julit di sebelahnya, Selasa (4/6/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR- Suhikmat (57) ditemukan tak bernyawa setelah memancing di pinggiran sungai Banjar Perangsada, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar,Bali, Selasa (4/6/2019). 

Menurut Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Ketut Dwikora pada Selasa (4/6/2019) sekitar 16.00 WITA, saksi bernama I Wayan Eka berjalan menuju sungai Perangsada.

Saat tiba di dekat sungai, saksi melihat ada seorang laki-laki terbaring di pinggir sungai dan di sebelahnya ditemukan dua ekor belut besar dalam keadaan mati.

Baca: Dianggap Keramat, Be Julit Diduga Sebabkan Kematian Suhikmat di Perangsada, Ini Mitos & Faktanya

Saat dicek korban ternyata telah tak bernyawa. 

"Melihat hal tersebut selanjutnya saksi menghubungi Bendesa Perangsada. Bendesa Perangsada yang kemudian menghubungi Polsek Blahbatuh untuk melaporkan peristiwa tersebut," jelasnya. 

30 menit kemudian Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh IPTU I Ketut Merta bersama Panit 1 Reskrim dan Anggota Reskrim tiba dan melakukan olah TKP serta identifikasi terhadap korban.

"Korban didapati sudah dalam keadaan tidak bergerak dan kaku. Setelah selesai olah TKP,  anak korban langsung datang dan membenarkan bahwa korban adalah ayahnya," lanjut Kanit Reskrim.

Menurut sang anak, korban sehari sebelumnya sudah keluar rumah dan punya kebiasaan memancing.

"Anaknya bilang bahwa dua hari sebelumnya, korban  mengeluh dalam kondisi tidak enak badan,". ujarnya.

Jenazah korban lalu dikirim ke RSU Sanjiwani Gianyar

Adapun barang bukti yang ditemukan berupa, satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam-merah DK 2938 KT beserta satu lembar STNK nomor 13173277 dengan atas nama Gian Margiana, satu bauh celana kain warna hitam, satu lembar KTP dan SIM C atas nama korban, dua ekor belut besar (julit) dalam keadaan mati, dan satu buah kail pancing . (*) 

Penulis: Rino Gale
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved