Jangan Anggap Remeh, Daging putih Ternyata Mampu Tingkatkan Kadar Kolesterol

Jangan Anggap Remeh, Daging putih Ternyata Mampu Tingkatkan Kadar Kolesterol

Jangan Anggap Remeh, Daging putih Ternyata Mampu Tingkatkan Kadar Kolesterol
Shutterstock via Tribun Lampung
Ilustrasi daging ayam 

TRIBUN-BALI.COM- Daging putih seperti ayam ternyata mampu meningkatkan kadar kolesterol sama seperti daging merah.

Studi yang terbit di jurnal The American Journal of Clinical Nutrition edisi Selasa (4/6/2019) terbilang mengejutkan.

Dalam risetnya, ilmuwan California mengkaji kandungan protein di dalam daging merah,daging putih, dan bukan daging.

Mereka menemukan, hanya makanan nabati yang memiliki kandungan kadar kolesterol rendah dan sehat.

"Awalnya kami menduga daging merah memiliki kadar kolesterol yang jauh lebih buruk dibanding daging putih, tapi ternyata keduanya sama-sama buruk karena memiliki kadar lemak jenuh setara," ungkap peneliti senior ahli aterosklerosis Dr. Ronald Krauss dari Rumah Sakit Anak Institut Riset Oakland (CHORI) di California.

Krauss dan timnya melibatkan 113 orang sehat yang secara acak diminta untuk mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh atau rendah lemak jenuh.

Semua peserta dilarang mengonsumsi suplemen vitamin dan minum alkohol selama penelitian.

Kemudian mereka diminta melakukan tiga diet berbeda yakni daging merah, daging putih, dan protein non-daging yang masing-masing dikonsumsi selama empat minggu.

Di antara setiap periode diet, para peserta diberi kesempatan untuk mengonsumsi makanan biasa. Selain itu mereka juga melakukan tes darah di awal dan akhir setiap diet.

Hasil menunjukkan, saat peserta mengonsumsi daging merah dan daging putih makan kadar kolesterol dalam darah mereka meningkat. Hal ini terlepas dari seberapa banyak lemak jenuh dalam makanan.

Dengan kata lain, daging putih dan merah memiliki efek yang sama pada kadar kolesterol darah.

Menurut American Heart Association, lemak jenuh terjadi secara alami dalam makanan seperti daging sapi berlemak, unggas dengan kulit, mentega dan krim dan keju. Jika kadar kolesterol dalam darah terlalu banyak, maka akan menyebabkan penumpukan di pembuluh darah dan menyebabkan plak yang bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Temuan ini membuktikan makan protein nabati dikaitkan dengan kadar kolesterol lebih rendah.

"Pesan utama dari penelitian ini adalah makan lebih banyak tanaman, makan lebih banyak protein nabati, batasi asupan lemak jenuh dari semua sumber, dan batasi asupan protein hewani Anda, dari semua sumber," kata Dana Hunnes, ahli diet dari Ronald Reagan Medical Center UCLA di Los Angeles yang tidak terlibat dalam penelitian, melansir Live Science, Rabu (5/6/2019).

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved