Seniman Peraih Penghargaan Wijakusuma Cemburu, Bupati Mahayastra Janji Kumpulkan Seniman Gianyar

Penghargaan seni tertinggi di Kabupaten Gianyar atau 'Wijakusuma' tahun 2019, menimbulkankan kecemburuan peraih Wijakusuma sebelumnya

Seniman Peraih Penghargaan Wijakusuma Cemburu, Bupati Mahayastra Janji Kumpulkan Seniman Gianyar
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Ilustrasi - Pawai Budaya Hut Kota Gianyar ke 248, Rabu (1/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Penghargaan seni tertinggi di Kabupaten Gianyar atau 'Wijakusuma' tahun 2019, menimbulkankan kecemburuan peraih Wijakusuma sebelumnya.

Hal itu karena tahun ini, selain mendapat piagam pengakuan sebagai maestro seni, mereka juga mendapatkan uang tunai Rp 50 juta. Sementara para peraih penghargaan pada tahun-tahun sebelumnya hanya menerima sertifikat saja.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra, Kamis (6/6/2019) mengatakan, pemberian Rp 50 juta pada perah Wijakusuma merupakan prakarsanya saat terpilih sebagai Bupati Gianyar.

Dia mengakui, penghargaan yang diterima maestro seni tahun lalu sangat timpang dengan tahun ini.

"Ya, saya mengakui memang sangat timpang. Di era Bupati sebelumnya, mereka hanya dapat piagam. Kasihan mereka," ujarnya.

Baca: Pakrimik Maestro Seni Penerima Wijakusuma di Gianyar Terkait Piagam dan Uang Rp 50 Juta

Namun politikus PDIP asal Payangan ini menegaskan, pihaknya tidak akan membiarkan peraih Wijakusuma sebelumnya kecewa.

Para maestro tersebut akan diberikan penghargaan yang dapat meringankan beban hidup mereka, meskipun tidak dalam bentuk uang tunai Rp 50 juta.

"Kita pasti akan berikan (hadiah yang meringankan beban hidup) bagi peraih Wijakusuma tahun sebelumnya. Tapi bukan bentuk uang, karena itu tak memungkinkan. Nanti para seniman ikut kami akan kumpulkan, akan kami ajak rapat untuk mencari solusi apa yang harus diberikan," tandasnya.

Maestro Tari, Dewa Rai Budiasa asal Payangan peraih Wijakusuma tahun 2010, belum lama ini mengatakan, banyak menerima curhatan dari rekannya sesama seniman terkait kecemburuan pada peraihan Wijakusuma tahun ini.

Dia memberikan solusi untuk menghargai para seniman itu, yakni menanggung biaya rekening PDAM, listrik hingga memberikan BPJS Kesehatan 1. (*)

Baca: Pakrimik Maestro Seni Penerima Wijakusuma di Gianyar Terkait Piagam dan Uang Rp 50 Juta

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved