Tak Perlu Khawatir Menikmati Hari Libur, BMKG Prediksi Cuaca Bali Umumnya Cerah Berawan

Hal ini sekaligus mengantarkan Denpasar menjadi kota yang memiliki kelembaban terendah yaitu antara 60 sampai 85 persen.

Tak Perlu Khawatir Menikmati Hari Libur, BMKG Prediksi Cuaca Bali Umumnya Cerah Berawan
mynewshub.cc
Ilustrasi cuaca cerah 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seperti kita ketahui bersama, hari ini Kamis (6/6/2019) masih suasana hari libur Lebaran.

Tentu sebagian besar masyarakat ingin sekali memanfaatkan momentum liburan ini untuk berbagai hal, mulai berkumpul bersama, jalan-jalan bersama teman dan orang terkasih atau melanjutkan silaturrahmi ke sana keluarga lainnya.

Apapun kegiatanmu di hari libur ini nampaknya tak perlu khawatir dengan keadaan cuaca yang akan terjadi.

Berdasarkan pantauan Tribun Bali pukul 07.54 Wita, melalui situs resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bmkg go.id, hari ini sama sekali tidak memprediksi terjadi hujan di wilayah Provinsi Bali.

Hampir seluruh kota-kota di Bali mengalami kondisi cerah berawan dari siang, malam hingga dini hari.

Hanya Kota diprediksi berawan pada dini hari, dan Negara serta Singaraja pada siang hari.

Kemudian untuk suhu, Kota Denpasar diprediksi menjadi yang terpanas dibandingkan kota lainnya yakni berkisar antara 25 hingga 32 derajat Celcius.

Hal ini sekaligus mengantarkan Denpasar menjadi kota yang memiliki kelembaban terendah yaitu antara 60 sampai 85 persen.

Suhu terendah berada di Kota Bangli yang hanya berkisar antara 23 sampai 29 derajat Celcius.

BMKG memprediksi kelembaban udara tertinggi berkisar antara 70 sampai 90 persen dan kondisi ini terjadi di beberapa kota seperti Amlapura, Bangli, Gianyar, Mengwi, Negara, Semarapura dan Tabanan.

Sementara untuk Singaraja kelembaban udaranya diprediksi lebih tinggi lagi sedikit dari Denpasar yaitu antara 65 sampai 85 persen.

Perlu dicatat, untuk kamu yang sedang berliburan ke luar rumah utamanya ke pantai, nampaknya agar selalu waspada.

Hal itu karena BMKG memberikan peringatan dini kepada masyarakat untuk selalu mewaspadai adanya angin kencang dan gelombang tinggi di beberapa perairan Bali.

"Waspadai potensi angin kencang dan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2.0 meter atau lebih di Laut Bali, Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok dan Samudera Hindia Selatan Bali," tulis BMKG dalam situs resminya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved