Denpasar Sempat Terlihat Berawan Pagi Ini, Namun Seperti Ini Prediksi Cuaca di Bali Menurut BMKG

Langit Kota Denpasar terlihat sedikit berawan gelap pada pagi hari ini, Jumat (7/6/2019) sekiranya pukul 07.25 Wita.

Denpasar Sempat Terlihat Berawan Pagi Ini, Namun Seperti Ini Prediksi Cuaca di Bali Menurut BMKG
Tribun Bali/Rizal Fanany
Awan gelap terlihat di kawasan Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Rabu (28/11/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Langit Kota Denpasar terlihat sedikit berawan gelap pada pagi hari ini, Jumat (7/6/2019) sekiranya pukul 07.25 Wita.

Meski begitu nyatanya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tak memprediksi adanya hujan.

Pantauan Tribun Bali melalui situs resminya bmkg.go.id, Denpasar saat siang hari mengalami kondisi yang cerah dan cerah berawan pada malam hingga dini hari.

Selain Denpasar, tiga kota lain yang mengalami cuaca cerah saat siang dan cerah berawan pada malam hingga dini hari yakni Mengwi, Singaraja dan Tabanan.

Kemudian untuk kota lainnya seperti Amlapura, Gianyar, Negara, dan Semarapura mengalami cerah berawan pada siang hingga dini hari.

Hanya Bangli yang diprediksi mengalami berawan pada malam hari, sementara siang dan dini hari dalam keadaan cerah berawan.

BMKG sama sekali tak ada memprediksi terjadinya hujan di kota-kota di Bali untuk hari ini.

Sementara itu, untuk suhu tertinggi nampaknya akan dialami oleh Denpasar dan Mengwi yang berkisar antara 25 sampai 32 derajat celcius.

Suhu terendah dialami oleh Bangli yang hanya berada pada 23 sampai 29 derajat Celcius.

Suhu yang paling tinggi ternyata mengantarkan Denpasar mengalami kelembaban terendah diantara kota lainnya, yakni berkisar antara 60 sampai 85 persen.

Kelembaban udara tertinggi dialami oleh Negara yang antara 70 sampai 95 persen.

BMKG terus memberikan peringatan dini kepada masyarakat akan potensi angin kencang dan gelombang tinggi di beberapa perairan Bali.

"Waspada potensi angin kencang dan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2.0 meter atau lebih di Laut Bali, Selat Bali, Selat Badung dan Perairan Selatan Bali," tulisnya dalam situs resminya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved