Terdengar Bunyi Ledakan, 12 Motor Sport Ludes di Tabanan, Harley Davidson, Honda CBR hingga Ducati

Terdengar Bunyi Ledakan, 12 Motor Sport Ludes di Tabanan, Harley Davidson, Honda CBR hingga Ducati

Terdengar Bunyi Ledakan, 12 Motor Sport Ludes di Tabanan, Harley Davidson, Honda CBR hingga Ducati
Istimewa
Suasana pasca terjadinya kebakaran hebat di sebuah garase sepeda motor di Banjar Tegal Baleran, Desa Dauh Peken, Tabanan, Jumat (7/5). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Kebakaran hebat terjadi di sebuah garase sepeda motor warga di Jalan Kenanga Nomor 11 B, Banjar Tegal Baleran, Desa Dauh Peken, Tabanan, Jumat (7/6/2019) dini hari sekitar pukul 00.30 Wita.

Akibatnya, sebanyak 12 unit sepeda motor sport berbagai merek dan beberapa peralatan lainnya ludes terbakar.

Korban ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 2 sampai 3 miliar.

Menurut data yang berhasil diperoleh, 12 unit sepeda motor yang terbakar tersebut dengan berbagai merek dan ukuran cc yang lumayan besar.

Diantaranya tiga unit Honda CBR 600 cc, satu unit Honda CBR 1.000 cc, dua unit merek Ducati Multi Strada, dua unit KTM 500 cc, satu unit Harley Davidson 1.450 cc, satu unit Kawasaki Ninja 1.000 cc, satu unit sepeda motor Honda CRF 250 cc, dan satu unit sepeda motor vespa matic.

Kapolsek Tabanan, Kompol I Wayan Nuriata menuturkan, seluruh sepeda motor merupakan koleksi dari korban I Gusti Agus Yuda Tresna Prama (28).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh keluarga korban, Ida Ayu Ketut Sarwati yang mendengar sebuah ledakan dari arah TKP saat tertidur.

Ia pun sontak langsung terbangun karena suaranya yang cukup keras tersebut.

"Selanjutnya, saksi ini atau keluarga korban ini keluar dari kamarnya dan melihat salah satu sepeda motor dalam keadaan terbakar di dalam garasenya (TKP)," tutur Kompol Nuriata, Jumat (7/6/2019).

Dia melanjutkan, mengetahui sepeda motornya terbakar, saksi Sarwati panik dan sempat berteriak kebakaran kemudian meminta tolong serta membangunkan korban dan keluarga lainnya.

"Setelah itu barulah korban bangun dan kemudian bermaksud untuk memadamkan api dengan air dalam ember. Namun, justru menyebabkan percikan api yang kemudian merembet ke sepeda motor lainnya hingga api semakin membesar," imbuhnya.

Melihat api semakin membesar, kata dia, masyarakat bersama polisi dan tiga unit mobil pemadam kebakaran Tabanan langsung datang ke TKP.

Waktu yang diperlukan untuk memadamkan api sekitar satu jam.

"Dari hasil pemeriksaan di TKP, api diduga berasal dari korsleting kelistrikan pada salah satu sepeda motor 250 cc," ungkapnya.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved