Beberapa Bulan Mangkrak, Pembangunan Tahap III RTH Taman Bung Karno Temui Titik Terang

Setelah sempat molor selama beberapa bulan, pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno tahap III akhirnya mulai ada titik terang

Beberapa Bulan Mangkrak, Pembangunan Tahap III RTH Taman Bung Karno Temui Titik Terang
Tribun Bali/Ratu Ayu
RTH Bung Karno yang terletak di Kecamatan Sukasada, Buleleng. Di RTH ini rencananya akan dibangun patung sang proklamator dari bahan logam, hanya saja saat ini pengerjaannya tertunda. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Setelah sempat molor selama beberapa bulan lantaran pihak rekanan tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno tahap III akhirnya mulai ada titik terang.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) memperbolehkan Dinas Perkimta Buleleng selaku leading sector melakukan penunjukan langsung (PL) rekanan pematung untuk melanjutkan kembali pembuatan patung Bung Karno yang sempat mangkrak.

Kepala Bidang (Kabid) RTH Dinas Perkimta Buleleng, Putu Setyawati dikonfirmasi Jumat (7/6/2019) mengatakan, kebijakan LKPP itu muncul setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak LKPP di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dari hasil koordinasi yang dilakukan, pihak LKPP telah memberikan petunjuk untuk melakukan PL terhadap rekanan untuk melanjutkan pembuatan patung Bung Karno  hingga 100 persen tersebut.

"Dari hasil koordinasi, memang LKPP memberikan petunjuk kepada kami (Dinas Perkimta, red) untuk langsung melakukan PL (penunjukan langsung, red) terutama untuk pembuatan patung Bung Karno," kata Setyawati.

Kendati mendapat lampu hijau dari LKPP, namun pihak Perkimta sebut Setyawati, tidak mau gegabah untuk langsung menyikapi petunjuk tersebut.

Pihaknya merasa masih perlu berkoordinasi dengan instansi terkait di lingkup Pemkab Buleleng untuk menemukan rumus dan mencari payung hukumnya sebelum langsung dilakukan PL.

"Kami masih koordinasi dengan BLP dan Inspektorat, apakah PL untuk rekanan atau langsung ke pematung karena spesifikasinya khusus. Banyak hal yang harus kami koordinasikan agar tidak terjadi persoalan hukum nantinya. Hasilnya nanti setelah kami lakukan koordinasi dengan instansi terkait," pungkas Setyawati.

Seperti diketahui, rekanan PT Chandra Dwipa berhasil memenangkan tender pengerjaan RTH Bung Karno tahap ke III dengan nilai kontrak Rp 5,49 miliar.

Proyek dengan paket pekerjaan meliputi pembangunan patung Bung Karno, pembangunan open stage Singa Ambara Raja, wantilan, termasuk beberapa landscape di sekitar taman tersebut, dikerjakan selama 120 hari kalender terhitung 24 Agustus hingga 21 Desember 2018 lalu.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved