Gempa Tektonik 4,1 SR di Karangasem, BPBD Sebut Tak Berdampak ke Masyarakat

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali Made Rentin mengatakan, sampai saat ini tidak ada yang berdampak

Gempa Tektonik 4,1 SR di Karangasem, BPBD Sebut Tak Berdampak ke Masyarakat
BMKG
Gempa Karangasem, Sabtu (8/6/2019) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pagi ini, Sabtu (8/6/2019) pukul 06.51.01 WITA wilayah Karangsem diguncang gempa tektonik berkekuatan 4,1 Magnitudo.

Terkait gempa ini, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali Made Rentin mengatakan, sampai saat ini tidak ada yang berdampak ke masyarakat.

"Sampai saat ini tidak ada laporan dampak di masyarakat," ujar Rentin singkat saat dihubungi Tribun Bali via pesan WhatsApp.

Baca: BREAKING NEWS Gempa Bumi 4.1 Skala Ritcher Dirasakan di Karangasem

Baca: Gempa Tektonik 4,1 SR di Karangasem, BMKG Meminta Warga Tenang

Terjadinya gempa tersebut diketahui melalui rilis dari Kepala Balai Besar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar Drs.M. Taufik Gunawan, Dipl SEIS.

Episenter gempa ini, kata dia, terletak pada koordinat 8,43 LS dan 115,77 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 29 km tenggara Karangasem, Bali pada kedalaman 26 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas sesar aktif," kata Taufik dalam keterangan tertulisnya.

Taufik menjelaskan, berdasarkan laporan masyarakat dampak gempabumi berupa guncangan yang dirasakan di wilayah Lombok Barat II SIG-BMKG (III MMI) dan Amlapura, Klungkung, Mataram I SIG-BMKG (II MMI).

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," imbuhnya lagi.

Sementara itu, Kepala Kepala Bidang Data dan Informasi (BBMKG) Wilayah III Denpasar Iman Faturahman mengatakan, gempa ini memang dirasakan sampai ke wilayah Klungkung namun sebesar III MMI sehingga hanya sebatas seperti getaran truk yang lewat.

"Sampai saat ini BMKG masih melakukan monitoring terkait gempa tersebut dan belum ada gempa susulan," jelasnya.

Terkait gempa ini BBMKG Denpasar mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.

Masyarakat juga diminta untuk memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti Instagram dan Twitter @infoBMKG.

Bisa juga melalui website http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, serta melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved