Imbau Pelaku Mutilasi Serahkan Diri, AKP Malik Fahrin: Jika Tidak, Kami Kembalikan dengan Peti Mati

Imbau Pelaku Mutilasi Serahkan Diri, AKP Malik Fahrin: Jika Tidak, Kami Kembalikan dengan Peti Mati

Imbau Pelaku Mutilasi Serahkan Diri, AKP Malik Fahrin: Jika Tidak, Kami Kembalikan dengan Peti Mati
KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA
Kasat Reksrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin. 

TRIBUN-BALI.COM, INDRALAYA- Pelaku pembunuhan disertai mutilasi yang menyebabkan Karoman (40) bapak lima anak, warga Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Dihimbau segera menyerahkan diri sebelum polisi memberikan tindakan tegas terukur saat dilakukan penangkapan jika tak mau menyerah.

Himbauan dan peringatan itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin saat menggelar olah TKP ulang di lokasi penemuan mayat Karoman di sisi sungai desa tersebut Sabtu (8/6/2019).

Baca: Bocah 12 Tahun Dibius Lalu Dirudapaksa, Tubuhnya Ditinggalkan di Lapangan, Foto dan Videonya Viral

“Himbauan kami dari Satreskrim Polres Ogan Ilir untuk siapapun anda bagi tersangka untuk menyerahkan diri, karena jika tidak menyerahkan diri sampai dengan kami dapatkan, dan apabila melawan petugas dan membahayakan masyarakat tidak segan-segan kami berikan tindakan tegas terukur, bila perlu kami kembalikan dengan peti mati,” tegasnya.

Sementara itu, proses pencarian potongan tubuh Karoman yang hilang berupa kepala dan potongan kedua tangannya terus dilakukan.

Hari ini sejak pagi warga setempat melakukan pencarian dengan ramai-ramai masuk ke dalam sungai sedalam satu setengah meter lalu membongkar tumpukan tanaman enceng gondok guna mencari potongan tubuh yang hilang tersebut.

Namun meski sudah berusaha dengan keras hingga sabtu petang potongan tubuh yang dicari tak juga ditemukan.

Sementara istri Karoman, Mardiah berharap pelaku cepat tertangkap dan diberi hukuman berat.

“Saya minta pelaku dihukum mati,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Imbau Pelaku Mutilasi Menyerahkan Diri atau Diberi Tindakan Tegas"

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved