Nyoman Sukayadnya Imbau Publik Tak Melempar Uang ke Laut atau di Bawah Jembatan

Nyoman Sukayadnya Imbau Publik Tak Melempar Uang ke Laut atau di Bawah Jembatan

Nyoman Sukayadnya Imbau Publik Tak Melempar Uang ke Laut atau di Bawah Jembatan
kolase kompas/istimewa
Kondisi kemacetan terjadi di pintu menuju Pelabuhan Gilimanuk pada Kamis (30/5/2019) pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA- Kementerian Perhubungan mengimbau publik agar tidak melempar uang ke laut atau bawah jembatan.

Ketua Harian Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu I Nyoman Sukayadnya menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi di Jembatan Sukra, tepatnya di perbatasan Indramayu dan Subang serta di Pelabuhan Merak dan Gilimanuk.

"Di sana ada namanya istilah sapu ranjau. Saya infokan minta ke darat dan korlantas agar para sopir dilarang membuang uang ke jembatan itu sehingga itu mengganggu keselamatan orang yang mencari uang," kata Sukayadnya di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Sabtu (8/6/2019).

Kendati demikian, pihak Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu belum menerima laporan mengenai adanya kecelakaan akibat tindakan itu.

Namun, pelemparan uang tersebut dinilai menghambat lalu lintas.

Tindakan itu juga dinilai tidak sopan dan membahayakan orang yang mengambil uang yang telah dilempar.

"Selama ini belum ada accident kecelakaan, tetapi sudah mengganggu driver, kita kan mencegah. Pencegahan lebih baik daripada kita menunggu terjadinya accident," ujar dia.

Maka dari itu, ia berpesan kepada petugas di lapangan untuk menindak tegas orang yang melakukan tindakan tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenhub Imbau Masyarakat Tak Lempar Uang di Jembatan dan Pelabuhan"

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved