Siang Hingga Dini Hari, BMKG Prediksi Ada Tiga Daerah di Bali yang Alami Cerah Berawan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi cuaca di wilayah Bali, Sabtu (8/6/2019).

Siang Hingga Dini Hari, BMKG Prediksi Ada Tiga Daerah di Bali yang Alami Cerah Berawan
Tribunnews
Ilustrasi cerah berawan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi cuaca di wilayah Bali, Sabtu (8/6/2019).

Berdasarkan pantauan Tribun Bali melalui situs resminya di bmkg.go.id pukul 07.15 Wita, ada 3 wilayah yang diprediksi oleh BMKG akan dalam kondisi cerah berawan dari siang hingga dini hari.

Ketiga kota itu yakni Denpasar, Negara dan Singaraja.

Sementara untuk kota lainnya seperti Amlapura, Gianyar, Mengwi dan Semarapura diprediksi cerah berawan hanya pada siang hari saja, sedangkan malam hingga dini hari hanya berawan saja.

Berbeda dengan Tabanan, daerah ini diprediksi mengalami cerah berawan pada siang dan dini hari.

Namun untuk malam harinya, BMKG memprediksi hanya mengalami berawan saja.

Sedangkan di Bangli, dari siang hingga malam hanya diprediksi mengalami kondisi yang berawan.

Lalu untuk suhu, ada beberapa kota yang dalam kondisi terendah yaitu Semarapura, Bangli, Mengwi, Negara dan Tabanan.

Kelima kota itu suhunya diprediksi hanya berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celcius.

Naik sedikit, yakni suhu berkisar antara 24 sampai 30 dialami oleh Kota Gianyar dan Semarapura.

Kota paling utara Bali yakni Singaraja diprediksi antara 24 sampai 31 derajat Celcius.

Suhu terpanas nampaknya akan terjadi di Denpasar dengan kisaran antara 25 sampai 32 derajat Celcius.

Kemudian untuk kelembaban udara, Denpasar bersama Semarapura dan Singaraja berada dalam persentase terendah yang hanya 65 sampai 85 persen.

Kelembaban tertinggi diprediksi terjadi fi Bangli dan Negara yang presentasenya antara 70 sampai 95 persen.

BMKG masih memprediksi adanya potensi angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Bali sehingga pihaknya menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman tersebut.

"Waspadai potensi angin kencang dan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2.0 meter atau lebih di Laut Bali, Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok dan Samudera Hindia Selatan Bali," tulisnya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved