Tahun Depan Turis Sudah Bisa Nginap di Stasiun Ruang Angkasa, Biaya Per Malam Rp 499 Juta

Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat atau NASA mengumumkan rencana membuka Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS bagi turis tahun 2020

Tahun Depan Turis Sudah Bisa Nginap di Stasiun Ruang Angkasa, Biaya Per Malam Rp 499 Juta
AFP PHOTO / HANDOUT / NASA/Sumber Kompas.Com
Foto yang dirilis NASA pada November 2018, memperlihatkan stasiun luar angkasa internasional yang mengorbit Bumi, ISS. 

Tahun Depan Turis Sudah Bisa Nginap di Stasiun Ruang Angkasa, Biaya Per Malam Rp 499 Juta

TRIBUN-BALI.COM, WASHINGTON DC - Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat atau NASA sudah mengumumkan rencana membuka Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS bagi turis tahun 2020 mendatang.

Misi komersial itu bakal berlangsung selama 30 hari dengan calon peserta bakal melakukan aktivitas "komersial dan pemasaran yang sudah disetujui" selama berada di orbit.

Diwartakan Sky News Jumat (7/6/2019), estimasi biaya untuk berangkat pulang dan pergi seharga Rp 58 juta dollar AS, atau sekitar Rp 826,9 miliar.

Adapun biaya akomodasi per malam dipatok 35.000 dollar AS, atau Rp 499 juta.

Baca: Fakta Maia Estianty Terungkap, Telah Simpan Dokumentasi Irwan Mussry Sejak Bersama Ahmad Dhani

Baca: Bule Asal Sydney Tewas Terlindas Roda Belakang Truk Saat Berkendara Di Simpang Pesanggaran

Baca: Ramalan Zodiak Sabtu 8 Juni 2019 Capricorn Emosional, Pisces Dibayangi Nostalgia

Jika terdapat cukup permintaan, NASA menyatakan bakal ada dua perjalanan komersial selama setahun.

Calon astronot bakal diberangkatkan ke markas NASA di mana mereka diharuskan untuk memenuhi standar kesehatan ketat yang diterapkan oleh badan antariksa itu.

NASA menjelaskan, tawaran penerbangan komersial ke luar angkasa itu merupakan upaya untuk dapat mandiri memenuhi kebutuhan finansial laboratorium penelitian luar angkasa itu.

Astronot Christina Koch yang berbicara daru ISS menyatakan tawaran itu adalah "pengalaman menyenangkan" yang mempunyai nilai unik penelitian, pengembangan, dan teknologi.

Stasiun luar angkasa internasional, ISS, bukan properti milik NASA. Stasiun luar angkasa itu dibangun bersama dengan Rusia mulai 1998 dan negara-negara lain berpartisipasi dalam misi dan pengiriman astronot.

Tetapi AS telah membayar dan mengendalikan sebagian besar modul yang membentuk stasiun luar angkasa itu dan saat ini berada di orbit rendah Bumi tersebut.

Meski NASA baru akan memulainya pada 2020 mendatang, wisata ke ISS pernah dilakukan pada 2001 silam.

Ketika itu, seorang pengusaha AS Dennis Tito yang membayar sebesar 20 juta dollar atau sekitar Rp 280 miliar kepada Rusia untuk membawanya ke luar angkasa.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Buka Stasiun Luar Angkasa untuk Turis, NASA Patok Biaya Akomodasi Rp 499 Juta per Malam

Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved