Melempar Uang ke Laut atau Pelabuhan Seperti di Gilimanuk Bisa Membahayakan

Selama Libur Lebaran 2019, peristiwa tersebut terjadi di Jembatan Sukra di perbatasan Indramayu dengan Subang, serta di Pelabuhan Merak dan Gilimanuk.

Melempar Uang ke Laut atau Pelabuhan Seperti di Gilimanuk Bisa Membahayakan
(KOMPAS.com/Devina Halim)
Ketua Harian Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu, I Nyoman Sukayadnya, di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Sabtu (8/6/2019). 

TRIBUN-BALI.COM - Ketua Harian Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu, I Nyoman Sukayadnya mengatakan, orang yang melakukan sapu ranjau atau melempar uang ke laut atau bawah jembatan dapat ditilang.

Selama Libur Lebaran 2019, peristiwa tersebut terjadi di Jembatan Sukra di perbatasan Indramayu dengan Subang, serta di Pelabuhan Merak dan Gilimanuk.

"Sekalian saja ditilang karena itu membahayakan nyawa orang. Akibat perbuatan kita, itu membahayakan nyawa orang, itu kan bahaya," kata Sukayadnya di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Sabtu (8/6/2019).

Sukayadnya mengatakan, pihaknya belum menerima laporan adanya kecelakaan akibat tindakan tersebut.

Namun, pelemparan uang tersebut menghambat lalu lintas.

Selain itu, tindakan itu dinilainya tidak sopan dan membahayakan orang yang mengambil uang yang telah dilempar.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak melempar uang di jembatan dan pelabuhan demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Selama ini belum ada accident kecelakaan. Tapi sudah mengganggu driver, kita kan mencegah. Pencegahan lebih baik daripada kita menunggu terjadinya accident," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hati-hati yang Suka Lempar Uang di Jembatan atau ke Laut, Ada Sanksinya!", .
Penulis : Devina Halim
Editor : Diamanty Meiliana

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved