Rayakan HUT Bersama, Banjar Kedaton Bagikan 600 Tas Ramah Lingkungan di Pasar Badung

Sebanyak 600 tas ramah lingkungan dibagikan dalam perayaan HUT Bersama Banjar Kedaton, Desa Sumerta Klod, Denpasar

Rayakan HUT Bersama, Banjar Kedaton Bagikan 600 Tas Ramah Lingkungan di Pasar Badung
Panitia HUT
Pembagian tas ramah lingkungan serangkaian HUT Bersama ST Pamuke, Lansia, Pecalang, IPK dan TK Kedaton di Pasar Badung, Sabtu (8/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 600 tas ramah lingkungan dibagikan dalam perayaan HUT Bersama Sekaa Teruna (ST) Pamuke ke-72, Lansia ke-13, Pecalang ke-19, IPK ke-68 dan TK Darma Putra Banjar Kedaton ke-44 Denpasar.

Pembagian tas ramah lingkungan ini dilakukan di Pasar Badung pada Sabtu (8/6/2019).

Sebelum pembagian tas, kegiatan diawali dengan Sepeda Santai Kampanye Aksi Tentang Lingkungan (Sakti) yang mengambil start di depan Banjar Kedaton, Desa Sumerta Klod, Denpasar.

Peserta sepeda ini bergerak menuju Jalan Hayam Wuruk, Jalan Raya Puputan, Jalan Dewi Sartika, Jalan Diponogoro, Jalan Hasanudin, Jalan MH Thamrin, Jalan Gajah Mada dan berakhir di Pasar Badung Kota Denpasar.

Setibanya di Pasar Badung barulah dilakukan pembagian tas ramah lingkungan kepada pedagang dan pengunjung pasar.

Selain itu, kegiatan HUT juga dirangkai dengan kampanye aksi peduli lingkungan di kawasan Taman Kumbasari Tukad Badung serta mengajak seluruh masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Ketua Panitia Kegiatan, Gede Paramartha mengatakan HUT bersama ST Pamuke, Lansia, Pecalang, IPK dan TK Kedaton yang jatuh pada tanggal 10 Juni mendatang.

Ketua ST Pamuke, I Wayan Adi Darmawan menambahkan bahwa adapun HUT tahun ini diperingati dengan tema besar yakni Mulat Sarira atau Interospeksi Diri yang difokuskan dengan kampanye untuk ikut mengurangi sampah plastik.

Selain itu, kegiatan ini dilakasanakan guna mendukung Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang pengurangan kantong plastik.

"Saat ini banyak masyarakat yang menggunakan plastik secara berlebihan, dan sampahnya tentu memberikan dampak bagi kehidupan manusia, selain kesehatan, lingkungan yang kotor juga akibat dari sampah plastik, melihat kondisi itulah kami tergugah untuk membuat kegiatan yang memberikan edukasi kepada masyarakat," katanya.

Kepala Dusun Banjar Kedaton, I Gusti Ngurah Sumara Putra mengatakan generasi muda sebagai tulang punggung pembangunan wajib ikut peduli terhadap lingkungan.

"Tentu kami sebagai orang tua sangat mendukung, seingga dengan adanya gerakan bersama-sama yang masif besar harapan dapat memberikan pengaruh besar terhadap pengurangan atau penggunaan plastik demi kelestarian lingkungan bersama," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved