Setelah Dapat Stan Pameran Gratis di PKB 2019, IKM Bali juga Akan Dibuatkan Web Bersama

Gubernur Bali Wayan Koster juga mewacanakan akan memberikan akses kepada para pengusaha Industri Kecil menengah (IKM) berupa web dan marketing

Setelah Dapat Stan Pameran Gratis di PKB 2019, IKM Bali juga Akan Dibuatkan Web Bersama
Tribun Bali/Karsiani Putri
Ilustrasi Industri Kecil Menengah - Ayu Artati pamerkan pakaian anak serta kamen endek pada Rabu (27/6/2018) di acara PKB, Art Center, Denpasar, Bali. 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selain menggratiskan stan pameran dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 2019, Gubernur Bali Wayan Koster juga mewacanakan akan memberikan akses kepada para pengusaha Industri Kecil menengah (IKM) di Bali.

Gubernur Koster berjanji akan membantu branding dan marketing dengan membuatkan website bersama bagi para IKM.

"Kita akan membuatkan web bersama untuk IKM se-Bali," jelasnya Gubernur Koster.

Hal itu disampaikan saat menemui awak media usai memberikan pengarahan kepada para IKM di Gedung Ksiarnawa Taman Budaya (Art Center), Denpasar, Minggu (9/6/2019) siang.

Sebagaimana diketahui, stan pameran dalam PKB tahun 2019 digratiskan berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 4 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Pergub Nomor 32 tahun 2018 tentang peraturan pelaksanaan Perda Nomor 3 tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha.

Dalam Pergub Nomor 4 tahun 2019 yang baru saja dirampungkan itu, pada pasal 11 ayat 3a menyebutkan pembebasan retribusi kepada wajib retribusi dalam hal pemakaian tanah dan bangunan untuk stan pameran produk budaya masyarakat Bali dalam pelaksanaan PKB.

Meski digratiskan, Gubernur Koster mengaku tidak ada target transaksi dalam perhelatan PKB 2019 ini.

"Tak ada target, biarkan berjalan secara alami saja," terang Gubernur Koster.

Koster berharap, dengan adanya format baru berupa penggratisan stand PKB 2019 ini, beban para IKM dapat berkurang dan nantinya juga dapat meningkatkan kualitas produk, penyelenggaraan, pelayanan dan produk yang dipamerkan dapat lebih banyak.

"Mudah-mudahan terjadi transaksi yang sesuai dengan harapan mereka tentunya," kata Gurbernur asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng ini. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved