ASN yang Terbukti Absen di Hari Pertama Usai Cuti Lebaran Akan Mendapat Sanksi

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( MenPAN RB) Syafruddin memantau kehadiran ASN pada hari pertama mereka bekerja usai

ASN yang Terbukti Absen di Hari Pertama Usai Cuti Lebaran Akan Mendapat Sanksi
(Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Syafruddin di Gedung KemenPAN RB, Jakarta Selatan. 

TRIBUN-BALI.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( MenPAN RB) Syafruddin memantau kehadiran ASN pada hari pertama mereka bekerja usai cuti Lebaran 2019, Senin (10/6/2019).

Pemantauan dilakukan melalui portal online yang menunjukan kehadiran ASN dari seluruh instansi serta kementerian/lembaga.

Baca: Ini Daftar Sanksi Bagi ASN yang Tidak Masuk Kerja Pada 10 Juni 2019

"Kita akan mengakses sekaligus melihat informasi kehadiran ASN di hari pertama setelah cuti libur di Hari Raya Idul Fitri saya rasa sudah cukup lama, 10 hari," kata Syafruddin di Gedung Kementerian PAN RB, Jakarta Selatan, Senin.

Menurut Syafruddin, laporan kehadiran ASN paling lambat diunggah ke portal pada pukul 15.00 sore ini.

Adapun ASN yang dipantau kehadirannya berasal dari 543 instansi dan 88 kementerian/Lembaga di tingkat pusat.

"Jadi setelah ini kita akan buka absen masing-masing selruh instansi," ujar Syafruddin.

Syafruddin menambahkan, ASN yang terbukti absen di hari pertama bekerja akan mendapat sanksi.

Sanksi bisa berupa teguran hingga evaluasi yang berakibat pada pertimbangan kenaikan jabatan.

"Teguran paling tidak, kalau teguran kan dicatat itu, jadi hukuman itu kan ada kategori ringan. Seringan apapun teguran itu akan di-report untuk di evaluasi nanti terkait peningkatan jabatan, jadi tidak ada lagi yang bisa main-main sekarang," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menpan RB Pantau Kehadiran Seluruh ASN Usai Cuti Lebaran", .
Penulis : Fitria Chusna Farisa
Editor : Sabrina Asril

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved