Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan Divonis Hari Ini, Keputusan Hakim Bisa Mengejutkan

Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan akan menjalani sidang vonis hakim di Pengadilan

Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan Divonis Hari Ini, Keputusan Hakim Bisa Mengejutkan
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Mantan Direktur Utama PT Pertamina Persero, Karen Agustiawan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (14/3/2019). 

Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan Divonis Hari Ini, Keputusan Hakim Bisa Mengejutkan

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan akan menjalani sidang vonis hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (10/6/2019).

Persidangan direncanakan dimulai pada pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, Karen dituntut 15 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum. Karena juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Selain itu, Karen juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 284 miliar.

Menurut jaksa, uang pengganti harus dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan hakim berkekuatan hukum tetap. Apabila tidak dibayar, maka harta benda milik Karen akan disita dan dilelang.

Baca: Terkuak Motif Tewasnya Pasutri di Surabaya, Sakit Hati Suami Diselingkuhi Istri & Tinggalkan Tulisan

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 10 Juni 2019, Cancer Penuh Pujian, Pisces Kurang Beruntung

Apabila jumlah harta tidak mencukupi, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 5 tahun.

Dalam pertimbangan, jaksa menilai perbuatan Karen tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi.

Perbuatan Karen dianggap mencederai tata kelola perusahaan yang benar. Namun, Karen dianggap masih memiliki tanggungan keluarga dan belum pernah dihukum.

karen agustiawan
karen agustiawan (kompas.COM)

Karen didakwa telah mengabaikan prosedur investasi yang berlaku di PT Pertamina dan ketentuan atau pedoman investasi lainnya dalam Participating Interest (PI) atas Lapangan atau Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009.

Karen dianggap memutuskan melakukan investasi PI di Blok BMG Australia tanpa melakukan pembahasan dan kajian terlebih dulu.

Baca: Setengah Tempurung Kepala Pria Ini Terpaksa Diangkat, Sang Pacar Ungkapkan Kisah Tragis Dibaliknya

Baca: Dewi Perssik Sangat Terpukul & Tak Mau Beranjak Meninggalkan Jenazah Ayahnya

Baca: Semalam Mimpi Berhubungan Intim? Ini Artinya Bagi Kehidupan Nyata Anda

Karen dinilai menyetujui PI tanpa adanya due diligence serta tanpa adanya analisa risiko yang ditindaklanjuti dengan penandatanganan Sale Purchase Agreement (SPA).

Selain itu, menurut jaksa, penandatanganan itu tanpa persetujuan dari bagian legal dan Dewan Komisaris PT Pertamina.

Menurut jaksa, perbuatan Karen itu telah memperkaya Roc Oil Company Ltd Australia.

Kemudian, sesuai laporan perhitungan dari Kantor Akuntan Publik Drs Soewarno, perbuatan Karen telah merugikan negara Rp 568 miliar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan Hadapi Vonis Hakim

Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved