Warga Desa Tangkas Protes Keberadaan Pabrik AMP, Khawatir Terdampak Asap dan Debu

warga khawatir beroperasinya pabrik AMP itu akan berdampak buruk bagi dirinya dan 120 KK lainnya yang tinggal di lingkungan Desa Tangkas Dangin Tukad

Warga Desa Tangkas Protes Keberadaan Pabrik AMP, Khawatir Terdampak Asap dan Debu
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pabrik AMP yang dibangun di kawasan Eks Galian C, Desa Gunaksa, Klungkung, Minggu (9/6/2019). Keberadaan pabrik AMP itu diprotes oleh warga Desa Tangkas karena polusi asap dan debu sampai ke Desa Tangkas. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - I Wayan Nata (50), warga yang tinggal di Desa Tangkas Dangin Tukad, mengungkapkan kekhawatirannya akan keberadaan pabrik Asphalt Mixing Plant (AMP) di kawasan Eks Galian C Desa Gunaksa Klungkung.

Lokasi pabrik itu hanya berjarak kurang dari 50 meter dari kediamannya.

Ia pun khawatir beroperasinya pabrik itu akan berdampak buruk bagi dirinya dan 120 KK lainnya yang tinggal di lingkungan Desa Tangkas Dangin Tukad.

"Kami khawatir saat pabrik itu sudah beroperasi, justru menyebabkan pencemaran lingkungan. Itu kan pabrik mengolah aspal, kami takut terpapar debu dan asap dari pabrik," ungkap Wayan Nata, Minggu (9/6/2019).

Pabrik AMP tersebut sebenarnya berada di Wilayah Eks Galian C Desa Gunaksa, tepatnya di sisi utara jembatan Bypass Ida Bagus Mantra.

Hanya saja lokasinya berbatasan dan lebih dekat dengan kawasan pemukiman di  Desa Tangkas.

Asap dan debu dari pabrik AMP itu pun, dikhawatirkan akan lebih berdampak ke warga Desa Tangkas yang berada di sebelah barat pabrik.

"Belajar dari pengalaman sebelumnya. Saat masih beroperasi Galian C, ada beberapa pabrik AMP juga yang beroperasi. Dampak asap dan debunya ke desa kami (Tangkas). Mata warga pedih, terpapar asap dan debu yang terbawa angin. Pasca ditutupnya eks Galian C, pabrik AMP juga tidak ada. Entah mengapa, sekarang diijinkan lagi pembangunan pabrik AMP itu," ungkap Nata.

Mantan Perbekel Desa Tangkas, I Wayan Tilem menjelaskan, warga Desa Tangkas memang telah protes keberadaan pabrik AMP tersebut. Bahkan, warga sampai membuat paruman adat untuk membahas hal ini.

Pabrik AMP itu sudah sempat uji coba, dan langsung diprotes oleh warga Desa Tangkas.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved