Warga Desa Tangkas Protes Keberadaan Pabrik AMP, Khawatir Terdampak Asap dan Debu

warga khawatir beroperasinya pabrik AMP itu akan berdampak buruk bagi dirinya dan 120 KK lainnya yang tinggal di lingkungan Desa Tangkas Dangin Tukad

Warga Desa Tangkas Protes Keberadaan Pabrik AMP, Khawatir Terdampak Asap dan Debu
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pabrik AMP yang dibangun di kawasan Eks Galian C, Desa Gunaksa, Klungkung, Minggu (9/6/2019). Keberadaan pabrik AMP itu diprotes oleh warga Desa Tangkas karena polusi asap dan debu sampai ke Desa Tangkas. 

"Walau berada wilayah Desa Gunaksa, dampaknya tentu lebih dekat  ke Desa Tangkas," ungkap Wayan Tilem yang masa jabatannya sebagai Perbekel berakhir pertengahan bulan April lalu.

Ia pun menjelaskan, seharusnya pihak pabrik AMP berkoordinasi dengan pihak Desa Tangkas sebelum membangun pabrik tersebut.

Terutama terkait dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), mengingat Desa Tangkas adalah penyanding dan wilayah paling terdampak dari keberadaan pabrik itu.

"Koordinasi ke aparat desa saja tidak ada, apalagi sosialiasi ke masyarakat. Entah mengapa Pemda bisa keluarkan izin operasional, padahal tidak ada koordinasi ke kami sebagai wilayah paling terdampak," ungkap Wayan Tilem.

Terlebih nantinya di kawasan Eks Galian C juga rencananya akan dibangun pusat kebudayaan Bali oleh Pemprov Bali.

Tentu sangat tidak nyaman, jika nanti bangunan pusat kebudayaan Bali  letaknya berdekatan dengan pabrik pengolahan aspal. 

6 Banjar Adat Sepakat Menolak
Anggota DPRD Klungkung, I Wayan Mastra menjelaskan, warga dari 6 banjar di Desa Tangkas sudah melakukan paruman adat (rapat), pasca uji coba pabrik AMP di eks Galian C Gunaksa tersebut.

Hasil paruman, warga di 6 Banjar Adat sepakat menolak keberadaan pabrik AMP tersebut.

"Dalam rapat, semua warga tidak menghendaki ada AMP di wilayah eks Galian C Gunaksa. Wilayah pemukiman di Desa Gunaksa kan jauh di utara, sementata dampak yang paling parah justru ke Desa Tangkas," ujar politisi asal Desa Tangkas ini.

Menurutnya, warga banyak belajar dari pengalaman masa lalu. Sebelumnya sempat ada pabrik AMP saat Galian C masih beroperasi.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved