19 Kendaraan Parkir Sembarangan Ditertibkan Dishub Denpasar, Ini Peringatan yang Diberikan

Sehingga dengan adanya parkir sembarangan yang menggunakan sebagian badan jalan dan bantaran sungai ini akan berdampak pada gangguan lalu lintas

19 Kendaraan Parkir Sembarangan Ditertibkan Dishub Denpasar, Ini Peringatan yang Diberikan
dokumentasi dishub denpasar
Penertiban kendaraan parkir sembarangan di Jalan Gajah Mada 

19 Kendaraan Parkir Sembarangan Ditertibkan Dishub Denpasar, Ini Peringatan yang Diberikan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -Sebanyak 19 kendaraan bermotor ditertibakan Dinas Perhubungan Kota Denpasar saat melakukan penertiban parkir sembarang di Jalan Gajah Mada, Jalan MH Tamrin dan Jalan Cokroaminoto Denpasar, Senin (10/6/2019) petang dan (11/6/2019) pagi.

Dari 19 kendaraan yang ditertibkan, tiga kendaraan roda empat mendapat teguran dan 15 ditempel stiker dan satu sepeda motor juga ditempeli stiker.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Ketut Sriawan mengatakan kegiatan penertiban ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib dan peduli keselamatan berlalu lintas.

Mengingat Jalan Cokroaminoto, Jalan Gajah Mada dan Jalan MH Tamrin merupakan kawasan padat kendaraan.

Baca: Perampok Alfamart di Kerobokan Terekam Kamera CCTV, Begini Penjelasan Polisi!

Baca: SIAP-SIAP! Politeknik EBT Akan Dibangun di Bali, Tiga Lokasi Ini Jadi Pilihan

Baca: Panen Buah Naga Semiorganik, Petani Banyuwangi Untung Ratusan Juta

Baca: Kepala Dinas Jembrana Ungkap Sosok Bidan Nakal yang Fotonya Viral, Fakta Ini Terungkap

Sehingga dengan adanya parkir sembarangan yang menggunakan sebagian badan jalan dan bantaran sungai ini akan berdampak pada gangguan lalu lintas seperti kemacetan dan lain sebagainya.

“Hingga saat ini pelanggaran masih didominasi pada salah parkir dan melanggar rambu lalu lintas. Bagi yang melanggar, Dishub tetap mengenakan sanksi berupa penempelan stiker, penggembokan kendaraan, menderek serta menjatuhkan tilang,” kata Sriawan.

Ke depannya pihaknya sewaktu-waktu akan tetap melakukan penertiban guna memberikan pemahaman akan pentingnya tertib lalu lintas dan parkir yang baik bagi masyarakat.

“Harus ada tindakan tegas untuk mengatasi hal ini karena sudah mengganggu pengguna lalu lintas lainnya,” kata Sriawan.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya turut menginformasikan kepada masyarakat agar pengguna jalan raya agar tertib dan mematuhi rambu berlalu lintas.

Apabila ditemukan pelanggaran parkir akan ditindak sesuai dengan Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perhubungan di Kota Denpasar.

Di mana, penegakan perda tersebut dilakukan dengan cara penggembosan ban dan pencabutan pentil ban, setelah sebelumnya telah digunakan cara penderekan dan penggembokan bagi para pelanggar.

Sehingga diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelanggar untuk tidak mengulangi kembali memarkir kendaraan di pinggir jalan atau lokasi yang terdapat larangan parkir. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved