Air Mata Muliarta Terus Berlinang, Putra Bungsunya Tewas Tenggelam di Kubangan Eks Galian C

Nengah Muliarta (35) hanya termenung saat ditemui di kediamannya di Banjar Kanginan, Desa Jumpai, Klungkung, Bali, Senin (10/6/2019) sore.

Air Mata Muliarta Terus Berlinang, Putra Bungsunya Tewas Tenggelam di Kubangan Eks Galian C
Tribun Bali/Eka Mita Suputra/Dwi S
Suasana rumah duka korban tenggelam I Kadek Merta Yoga di Desa Jumpai, Klungkung, Senin (10/6/2019) sore. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Nengah Muliarta (35) hanya termenung saat ditemui di kediamannya di Banjar Kanginan, Desa Jumpai, Klungkung, Bali, Senin (10/6/2019) sore.

Sesekali ia menutup wajahnya, dengan air mata yang terus berlinang.

Ia masih tampak sangat syok setelah putra bungsunya I Kadek Merta Yoga (6) meninggal dunia karena tenggelam di kubangan eks Galian C di Desa Jumpai.

Suasana duka benar-benar terasa di kediaman Muliarta.

Kerabat hingga tetangga berdatangan untuk mengucapkan bela sungkawa atas musibah yang merenggut nyawa Merta Yoga.

Beberapa petugas kepolisian juga masih berusaha mencari informasi, dan melakukan olah TKP di lokasi korban tenggelam.

Ayah korban, Nengah Muliarta, ketika itu tidak dapat berkata sepatah kata pun.

Ia masih tampak sangat terpukul.

Sementara istrinya, Ni Wayan Suartini (30), masih bekerja di Denpasar.

"Informasinya ibu korban sudah diberitahu berita duka ini. Kami juga menunggu ibunya pulang," ungkap Kadus Kangin, Desa Jumpai, I Wayan Suirka, saat ditemui di rumah duka, kemarin.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved