Air Mata Muliarta Terus Berlinang, Putra Bungsunya Tewas Tenggelam di Kubangan Eks Galian C

Nengah Muliarta (35) hanya termenung saat ditemui di kediamannya di Banjar Kanginan, Desa Jumpai, Klungkung, Bali, Senin (10/6/2019) sore.

Air Mata Muliarta Terus Berlinang, Putra Bungsunya Tewas Tenggelam di Kubangan Eks Galian C
Tribun Bali/Eka Mita Suputra/Dwi S
Suasana rumah duka korban tenggelam I Kadek Merta Yoga di Desa Jumpai, Klungkung, Senin (10/6/2019) sore. 

Tidak ada yang mengetahui secara pasti jam berapa korban tenggelam.

Berdasarkan keterangan seorang saksi, Komang Ari Astana (26), ia melihat korban dan seorang rekannya bernama Pande, bermain di kubangan sekitar jam 15.00 Wita

"Saya ketika itu sedang mancing, dan ada dua orang anak itu bermain di sekitar kubangan eks Galian C. Entah mencari ikan atau mandi," ungkap Komang Ari Astana.

Namun beberapa saat, tiba-tiba Pande menghampirinya dengan panik.

Ia teriak-teriak minta tolong, dan mengatakan korban tenggelam di kubangan eks Galian C.

"Anak ini (Pande) sudah panik dan syok. Tidak jelas di mana korban tenggelamnya. Saya antar anak ini pulang, dan pencarian korban dilakukan tiga warga lainnya," jelasnya.

Pencarian korban dilakukan oleh tiga warga sekitar, Made Masa (55), Made Suka (36), dan Komang Alex (25).

Pencarian dilakukan di lokasi korban bermain bersama rekannya di kubangan eks Galian C yang lokasinya di timur gudang Rumput Laut di pesisir Jumpai.

Ketiganya turun langsung ke kubangan sedalam kurang lebih 2 meter dan menyelam dengan alat seadanya.

Pencarian dilakukan hampir satu jam, menyusuri kubangan tersebut.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved