Berita Banyuwangi

Panen Buah Naga Semiorganik, Petani Banyuwangi Untung Ratusan Juta

Di lahan seluas 2 hektar, dia mengembangkan buah naga semi-organik dengan kandungan kimia tergolong minim.

Panen Buah Naga Semiorganik, Petani Banyuwangi Untung Ratusan Juta
surya/haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat menemui para petani buah naga berharap inovasi tersebut terus dikembangkan.

Panen Buah Naga Semiorganik, Petani Banyuwangi Untung Ratusan Juta 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Para petani buah naga di Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, tersenyum bahagia.

Selama Ramadan dan libur Lebaran, produksi buahnya cukup melimpah dengan harga yang tinggi.

Seperti Tarmijan. Di lahan seluas 2 hektar, dia mengembangkan buah naga semi-organik dengan kandungan kimia tergolong minim.

“Setiap panen buah naga kami langsung kirim ke Jakarta, juga ke supermarket dan toko-toko buah di Surabaya. Berapa pun yang kita kirim pasti akan dibeli mereka, karena buah naga saya semi-organik,” kata Tarmijan.

Dalam setahun, Tarmijan menangguk hasil yang cukup besar. Dia menjelaskan, dalam satu hektar bisa menghasilkan 24.000 kg.

Baca: Ketut Supandra Emosi Tagihan PBB Naik Drastis: Ini Kenaikannya Sangat Gila

Baca: VIDEO SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Laga Uji Coba Timnas Indonesia vs Yordania

Baca: Kepala Dinas Jembrana Ungkap Sosok Bidan Nakal yang Fotonya Viral, Fakta Ini Terungkap

“Kalau diambil rata-rata harga buah naga Rp 15 ribu, dalam satu hektar bisa menghasilkan Rp 360 juta. Sementara ongkos produksinya sekitar Rp 110 juta. Jadi hasilnya lumayan,” ujar Tarmijan sembari tersenyum.

Dengan asumsi harga Rp15 ribu per kg tersebut, Tarmijan untung Rp250 juta. Untung Tarmijan bisa dipastikan tambah baik karena harga buah naga semiorganiknya mencapai Rp 25-30 ribu per kg.

"Ini sebenarnya belum masuk masa panen. Tapi, ada pendekatan teknologi pertanian sederhana untuk bisa mempercepat hasil panen. Jadi sekarang kami masih bisa panen meskipun belum masuk panen raya," ujar Tarmijan.

Pendekatan teknologi pertanian yang dimaksud Tarmijan ialah dengan menggunakan lampu sebagaimana banyak dilakukan oleh petani buah naga lainnya. Lampu itu berfungsi untuk mendorong proses pembuahan.

Halaman
12
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved