Penerbangan Domestik di Bandara Ngurah Rai April 2019 Turun 10,18%, Tujuan Ujung Pandang Terendah

Keberangkatan pesawat domestik di Bandara Internasional Ngurah Rai, Tuban, Badung pada bulan April 2019 mengalami penurunan dibanding bulan yang sama

Penerbangan Domestik di Bandara Ngurah Rai April 2019 Turun 10,18%, Tujuan Ujung Pandang Terendah
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana ruang tunggu keberangkatan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali beberapa waktu lalu. 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Keberangkatan pesawat domestik di Bandara Internasional Ngurah Rai, Tuban, Badung pada bulan April 2019 mengalami penurunan dibanding bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat, keberangkatan pesawat angkutan udara domestik dari Bandara I Gusti Ngurah Rai pada bulan April 2019 mencapai 3.327 unit penerbangan.

Sepuluh tujuan utama keberangkatan angkutan udara domestik Bandara I Gusti Ngu rah Rai antara lain Jkt/Soekarno- Hatta (1.280 unit), Surabaya (383 unit), Lombok Praya (224 unit), Yogyakarta (190 unit), Bandung (172 unit), Ujung Pandang (139 Unit), Labuan Bajo (139 unit), Jkt/Halim Perdanakusuma (97 unit), Solo (83 unit), Semarang (78 unit), dan tujuan lainnya mencapai 542 unit.

Secara keseluruhan, jika dibandingkan dengan bulan April 2018, jumlah keberangkatan pesawat angkutan udara domestik mengalami penurunan sebesar 10,18 persen.

Penurunan terjadi pada sepuluh tujuan utama angkutan udara domestik dengan persentase penurunan terdalam tercatat pada tujuan Ujung Pandang yang mencapai 27,98 persen dan tujuan Labuan Bajo yang mencapai 27,60 persen.

Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho mengatakan, selama beberapa bulan ini pihaknya selalu mendapati ada penurunan penerbangan pesawat domestik jika dibandingkan pada bulan yang sama di tahun sebelumnya.

Turunnya penerbangan pesawat domestik ini, kata Adi, kemungkinan adanya isyarat dari terjadinya kenaikan harga tiket pesawat.

"Ya harga tiket yang tinggi itu menyebabkan penerbangan domestik relatif turun dari bulan-bulan mulai tahun 2019 ini. Harga tiketnya tinggi maka penerbangannya turun," kata dia di kantornya, Senin (11/6/2019).

Meski mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, penerbangan pesawat domestik April 2019 naik 3,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada Maret 2019 jumlah penerbangan pesawat domestik di Bandara Internasional Ngurah Rai mencapai 3.216 unit.

Dari sepuluh daerah tujuan utama keberangkatan domestik, persentase peningkatan tertinggi tercatat pada penerbangan angkutan udara domestik tujuan Jogyakarta yang mencapai 13,10 persen.

Sedangkan jumlah keberangkatan pesawat untuk tujuan Jakarta/Halim Perdana Kusuma dan Solo mengalami penurunan masing-masing sebesar 13,39 persen dan 7,78 persen. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved