Saatnya Siapkan Jas Hujan dan Payung, 4 Wilayah di Bali Diprediksi Hujan Ringan oleh BMKG

Selain empat kota itu, dua wilayah lainnya juga diprediksi hanya dalam kondisi berawan yakni Gianyar dan Semarapura.

Saatnya Siapkan Jas Hujan dan Payung, 4 Wilayah di Bali Diprediksi Hujan Ringan oleh BMKG
Tribun Bali/Rino Gale
Prakirawan Cuaca sedang melakukan monitoring pergerakan gelombang dan angin di BBMKG Wilayah III Denpasar, Sabtu (2/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Masyarakat Bali pada hari ini sudah saatnya mempersiapkan peralatan untuk mewaspadai terjadinya hujan, seperti jas hujan (mantel) dan payung.

Pasalnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi cuaca di Bali dan hujan ringan disinyalir akan terjadi di empat kota.

Berdasarkan pantauan Tribun Bali melalui situs resmi bmkg.go.id, Selasa (11/6/2019) pukul 07.10 Wita, empat kota yang diprediksi mengalami hujan ringan yakni Amlapura, Bangli, Mengwi dan Tabanan.

Amlapura dan Bangli diprediksi akan mengalami hujan pada siang dan dini hari.

Sementara untuk Mengwi dan Tabanan, hujan ringan diperkirakan terjadi saat siang hari.

Selain empat kota itu, dua wilayah lainnya juga diprediksi hanya dalam kondisi berawan yakni Gianyar dan Semarapura.

Kemudian untuk Denpasar akan mengalami cerah berawan saat malam. Siang dan dini hari hanya berawan.

Negara dan Singaraja akan mengalami cerah berawan saat malam hingga dini hari dan berawan pada siang hari.

Lalu untuk prakiraan suhu, yang terendah nampaknya akan dialami oleh Bangli yang hanya berkisar antara 22 hingga 29 derajat Celcius.

Suhu tertinggi dialami oleh Denpasar yang antara 24 sampai 32 derajat Celcius.

Untuk kelembaban udara, beberapa kota seperti Tabanan, Singaraja, Gianyar, Semarapura, Negara dan Amlapura berkisar antara 65 sampai 85 persen.

Bangli dan Mengwi berada di kisaran 70 hingga 90 persen serta Denpasar yang antara 60 hingga 90 persen.

Pada hari ini BMKG nampaknya kembali memberikan peringatan dini kepada masyarakat untuk mewaspadai adanya angin kencang dan gelombang tinggi.

"Waspadai potensi angin kencang serta tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2.0 meter atau lebih di Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok, dan Samudera Hindia Selatan Bali," tulisnya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved