Seperti Ini Gambaran Rencana Kereta Api di Bali, Koster: Pengusaha Travel Tak Perlu Takut

Dengan kereta api, perjalanan dari Denpasar ke Buleleng yang rata-rata ditempuh dengan waktu 3 sampai 5 jam bisa dipersingkat menjadi 1,5 jam.

Seperti Ini Gambaran Rencana Kereta Api di Bali, Koster: Pengusaha Travel Tak Perlu Takut
Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali
Gubernur Bali I Wayan Koster 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali I Wayan Koster, mengakui bahwa setiap kebijakan memang memiliki dampak positif maupun negatif.

Seperti rencana pembangunan kereta api di Bali yang dianggap akan memiliki dampak signifikan terhadap nasib usaha travel.

Bahkan dianggap bisa mematikan para pengusaha travel yang selama ini beroperasi di Bali.

Baca: Respon Pengusaha Travel Terkait Rencana Pembangunan Kereta Api di Bali

Koster mengimbau pengusaha travel tidak perlu takut dengan rencana pembangunan kereta api di Bali.

“Pengusaha travel tak perlu takutlah karena kereta api ini hanya untuk jarak jauh,” kata Koster saat ditemui di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Senin (10/6/2019) siang.

Menurut Koster, dengan dibangunnya Bandara Bali Utara atau Bandara Buleleng memang telah direncanakan untuk dibangun berbagai infrastruktur lain sebagai penunjang aksesnya, salah satunya yakni shortcut Singaraja-Mengwitani.

Namun ia menilai, shortcut itu tidaklah cukup karena waktu tempuh antara Kota Denpasar dengan Kabupaten Buleleng masih dinilai terlalu lama yakni di kisaran waktu dua jam perjalanan.

Oleh karena itu, Koster juga menginginkan adanya infrastruktur penunjang lain yang bisa lebih cepat seperti jalan tol dan kereta api sehingga waktu tempuhnya bisa dalam waktu satu jam.

"Ini sedang dikaji," kata Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini.

Rencananya, lanjut dia, dalam waktu dekat ini Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI bersama Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan datang lagi ke Bali.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved