Sidak Kos-kosan, Tim Yustisi Gabungan Pemkab Klungkung Temukan Pelanggaran Ini

Aksi yang dimulai pukul 20.00 ini dipimpin oleh Kasatpol PP, I Putu Suarta, SH M. M. dengan membagi tim menjadi tiga kelompok.

Sidak Kos-kosan, Tim Yustisi Gabungan Pemkab Klungkung Temukan Pelanggaran Ini
Tribun Bali / Eka Mita Suputra
Tim Yustisi Gabungan Pemkab Klungkung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap sejumlah kos kosan di seputaran kecamatan Klungkung, Senin (10/6/2019)malam. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Untuk mengantisipasi para penduduk pendatang tanpa identitas dan tanpa tujuan yang jelas pasca libur hari raya suci Lebaran, Tim Yustisi Gabungan Pemkab Klungkung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap sejumlah kos-kosan di seputaran Kecamatan Klungkung, Senin (10/6/2019) malam.

Tim yustisi yang berjumlah 75 orang ini terdiri atas anggota Polres Klungkung, Kodim 1610, Kejaksaan, Pengadilan, Perwakilan OPD Pemda Klungkung serta puluhan personel Satpol PP.

"Malam ini (tadi malam-red) kami bergerak untuk mengantisipasi penduduk pendatang yang tidak dilengkapi identitas dan tanpa tujuan yang jelas pasca arus balik Lebaran," ujar Putu Suarta.

Aksi yang dimulai pukul 20.00 ini dipimpin oleh Kasatpol PP, I Putu Suarta, SH M. M. dengan membagi tim menjadi tiga kelompok.

Seluruh yang sudah terbagi ini kemudian bergerak serta menyebar ke lokasi yang sudah ditentukan.

Kelompok I dengan daerah sasaran Wilayah Semarapura Kangin, Kaja, Kauh dan Tengah dengan menemukan pelanggaran sebanyak 10 pelanggar, di antaranya 7 orang tanpa lapor diri dan 3 orang tanpa identitas.

Kelompok II dengan daerah sasaran Wilayah Semarapura Klod dengan menemukan pelanggar sebanyak 8 orang tanpa lapor diri.

Sedangkan Kelompok III dengan lokasi sasaran Wilayah Semarapura Klod Kangin, menemukan pelanggaran sebanyak 4 orang tanpa identitas.

Pelanggaran yang ditemukan secara keseluruhan berjumlah 22 orang yang terdiri dari tanpa identitas 3 orang dan tanpa lapor diri 19 orang.

Para pelanggar selanjutnya dipanggil ke Kantor Sat Pol PP dan PMK Klungkung pada hari Selasa, 11 juni 2019 pukul 09.00 wita.

Para pelanggar rata-rata berprofesi sebagai buruh pabrik, buruh bangunan, pegawai swasta dan pedagang makanan.

Kasatpol PP, I Putu Suarta, SH M. M. mengatakan dalam sidak ini didapati sejumlah kos-kosan masih kosong karena para pengghuninya belum kembali dari mudik ke luar daerah Bali.

Pihaknya berencana akan terus mengawasi lokasi atau kos-kosan yang dianggap rawan penduduk pendatang bekerjasama dengan kecamatan dan lingkungan setempat.

Tidak hanya di kecamatan Klungkung, sidak nantinya akan dilanjutkan ke kecamatan lainnya hingga ke kecamatan Nusa Penida.

"Kepada para pemilik rumah kos, supaya mengimbau para penghuninya atau melaporkan langsung penghuninya kepada petugas setempat, hal ini untuk mengantisipasi kejadian atau hal hal yang tidak dinginkan," imbunya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved