WNA Bisa Lakukan Tranpalantasi Ginjal di RSUP Sanglah, Segini Biayanya

Untuk yang pertama kali, RSUP Sanglah melakukan tranpalantasi ginjal pada warga negara asing (WNA)

WNA Bisa Lakukan Tranpalantasi Ginjal di RSUP Sanglah, Segini Biayanya
TRIBUN BALI/ M. FIRDIAN SANI
RSUP Sanglah kini layani WNA untuk tranpalantasi ginjal. 

WNA Bisa Lakukan Tranpalantasi Ginjal di RSUP Sanglah, Segini Biayanya

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk yang pertama kali, RSUP Sanglah melakukan tranpalantasi ginjal pada warga negara asing (WNA) pada Senin, (10/6/2019).

"Tranpalantasi ini memakan biaya kurang lebih sekitar 1 miliar," ujar Humas RSUP Sanglah, Dewa Kresna.

Ini adalah kali pertama RSUP Sanglah melakukan tranpalantasi ginjal bagi Warga Negara Asing (WNA) dan sekaligus menjadi yang ke-16 sejak dibuka tahun 2016.

"Pasiennya dari Timor Leste, usia pasien 27 tahun dan berjenis kelamin laki-laki," ujarnya.

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah bekerja sama dengan pihak Timor Leste terkait pelayanan kesehatan.

"Kebetulan RSUP Sanglah bekerja sama dengan Timor Leste, Jadi rumah sakit ini menjadi pusat rujukan warga Timor Leste," ungkapnya.

RSUP Sanglah menjadi rujukan alternatif jika memang rumah sakit di Timor Leste tidak bisa menangani pasien.

Baca: Penggunaan Handphone Picu Kanker Darah Mitos atau Fakta? Ini Penjelasan Dokter RSUP Sanglah

Baca: Kepala Dinas Jembrana Ungkap Sosok Bidan Nakal yang Fotonya Viral, Fakta Ini Terungkap

Baca: Jelang Pemilihan Perbakel Serentak di Denpasar, Begini Syarat yang Sedang Digodog di DPRD

Baca: Peran Kunci Kivlan Zen Diungkap Polisi, Mulai Dugaan Makar hingga Rencana Pembunuhan 4 Tokoh

Baca: Jadwal Pekan Keempat Bali United Vs PSIS Semaran Diundur, PSSI Ungkap Alasannya

Selain RSUP Sanglah, ada juga rumah sakit Siloam juga menjadi rujukan.

"Di Bali ada dua rumah sakit yang bekerja sama, RSUP Sanglah dan Rumah Sakit Siloam. Tapi untuk kasus-kasus tertentu yang tidak bisa dikerjakan di Rumah Sakit Siloam, maka pasien yang bersangkutan akan ditangani di RSUP Sanglah," jelasnya.

Mengenai kondisi pasien yang melakukan tranpalantasi ginjal.

"Untuk saat ini, kondisi pasien baik-baik saja, dalam keadaan normal atau stabil," ucapnya.

"Pasien baru masuk kemarin, dan di tangani oleh tim yang terdiri dari beberapa dokter beserta tim hukum," tutupnya. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved