Bulan Ini Pemprov Bali Mulai Buka Lowongan CPNS Lagi: 30 Persen CPNS, 70 Persen PPPK

Lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) kembali dibuka di lingkup Pemprov Bali, prosesnya mulai Juni 2019 ini

Bulan Ini Pemprov Bali Mulai Buka Lowongan CPNS Lagi: 30 Persen CPNS, 70 Persen PPPK
Infografis: Tribun Bali/Prima
Lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) kembali dibuka di lingkup Pemprov Bali, prosesnya mulai Juni 2019 ini 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) kembali dibuka di lingkup Pemprov Bali, prosesnya mulai Juni 2019 ini.

Rincian pegawai yang bakal direkrut 30 persen berstatus CPNS dan 70 persen berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) BKD Provinsi Bali I Ketut Lihadnyana mengatakan, penyusunan formasi aparatur sipil Negara (ASN) kali ini lebih diprioritaskan tenaga yang bisa memberikan dukungan secara langsung atas lima skala prioritas.

Kelima skala prioritas itu kata dia tercantum dalam visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan 22 misi, yakni di antaranya, bidang pelestarian adat, budaya, lingkungan, pengembangan ekonomi lokal dan pariwisata.

"Nanti arahnya ke sana ini. Nanti kalau di luar skala prioritas itu kan kayaknya tidak deh. Kita lebih memprioritaskan rekrutmen atau penataan perencanaan formasi ASN lebih diprioritaskan dalam penanganan lima skala prioritas itu," terangnya.

Lihadnyana mencontohkan, perekrutan pada tenaga pengembangan ekonomi lokal itu misalnya termasuk bidang pertanian, sehingga yang perlu direkrut yakni berupa penyuluh dan lulusan yang bisa melakukan pengolahan hasil pertanian atau dengan kualifikasi penanganan pascapanen.

Selama ini, Lihadnyana melihat banyak sekali tenaga teknis di on farm atau di hulu yang menangani masalah pembudidayaan.

Namun, saat proses di on farm itu mampu menghasilkan produknya tidak mampu tertangani, sehingga diperlukan adanya penanganan pascapanen dan pengolahan hasil.

Sehingga produknya mempunyai daya simpan dan nilai tambah.

Kemudian untuk bidang pelestarian adat nantinya diprioritaskan untuk guru-guru seperti bahasa Bali yang mengerti soal budaya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved