Berita Banyuwangi

Pelayanan Publik Mandiri, Warga Banyuwangi Bisa Urus Dokumen Tanpa Ketemu Petugas

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memperkenalkan layanan publik secara mandiri (self services)

Pelayanan Publik Mandiri, Warga Banyuwangi Bisa Urus Dokumen Tanpa Ketemu Petugas
Surya/Haorrahman
Pelayanan Publik Mandiri, Warga Banyuwangi Bisa Urus Dokumen Tanpa Ketemu Petugas 

Pelayanan Publik Mandiri, Warga Banyuwangi Bisa Urus Dokumen Tanpa Ketemu Petugas

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi terus meningkatkan kualitas pelayanan publiknya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memperkenalkan layanan publik secara mandiri (self services), dimana masyarakat bisa langsung melakukan pengurusan dokumen melalui instrumen teknologi tanpa harus bertemu dengan petugas.

”Secara bertahap Banyuwangi berupaya menerjemahkan arahan Presiden. Dalam Musrenbang Nasional beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi menekankan pentingnya digitalisasi pelayanan publik. Ini yang kami terjemahkan dengan menghadirkan layanan mandiri di Mal Pelayanan Publik,” ujar Anas saat pengenalan layanan tersebut, Rabu (12/6/2019).

Anas menjelaskan, terdapat dua metode layanan mandiri.

Metode pertama, melalui mesin yang disediakan di Mal Pelayanan Publik yang merupakan pusat pelayanan di Banyuwangi yang melayani 199 pengurusan dokumen/perizinan.

”Warga tinggal tempelkan e-KTP atau login pakai email di mesin itu, data warga langsung terbaca, lalu ingin urus apa langsung klik sendiri, dan langsung cetak dokumen. Ya mirip-mirip kalau kita self check-in di bandara atau stasiun, langsung tercetak boarding pass-nya,” paparnya.

”Bisa cetak dokumen digital, ada tanda tangan digital sesuai izin Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Artinya, dokumen yang dicetak dari layanan mandiri ini dijamin keasliannya, utuh, dan nir-penyangkalan sesuai prinsip keamanan dokumen digital yang disyaratkan,” imbuh Anas.

Baca: Embusan Angin Sebabkan Api Cepat Berkobar, Pohon Beringin Sakral Ludes Dilalap Si Jago Merah

Baca: Akan Ada Kompleks Perkantoran di Pertokoan Suci Sari Jaya Denpasar

Anas mengatakan, secara bertahap mesin layanan mandiri tersebut juga akan disiapkan di desa-desa, sehingga warga tak perlu ke Mal Pelayanan Publik.

”Ini sudah diinisiasi oleh Desa Genteng Kulon. Desa Ketapang juga advance layanannya. Desa-desa lain kita akselerasi untuk ikut dalam digitalisasi pelayanan publik ini,” jelas Anas.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved