Denpasar Capai Tingkat Hunian Kamar Hotel Berbintang Tertinggi, April 2019

Angka TPK hotel berbintang di Denpasar April 2019 ini mencapai 61,63 persen, disusul oleh Badung (61,34 persen), Gianyar (57,06 persen), Karangasem

Denpasar Capai Tingkat Hunian Kamar Hotel Berbintang Tertinggi, April 2019
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Wisatawan asing ketika hendak menyeberang ke Nusa Penida di Pelabuhan Tribhuana, Desa Kusamba, Klungkung, belum lama ini. Wisatawan asing kedepannya akan dikenakan retribusi saat tiba di Pelabuhan di Nusa Penida. 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali menghitung Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Bali.

Hasilnya, TPK hotel berbintang pada April 2019 mencapai 55,43 persen, meningkat 4,90 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 61,33 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho melalui keterangan tertulisnya menjelaskan, Kota Denpasar mencapai TPK hunian hotel berbintang tertinggi dibanding empat kabupaten lainnya.

Angka TPK hotel berbintang di Denpasar April 2019 ini mencapai 61,63 persen, disusul oleh Badung (61,34 persen), Gianyar (57,06 persen), Karangasem (48,86 persen) dan Buleleng (38,52 persen).

"Jika dibandingkan dengan bulan Maret 2019, TPK di seluruh kabupaten-kota mengalami peningkatan dengan peningkatan tertinggi dicapai oleh TPK Kabupaten Gianyar hingga 15,14 poin," jelasnya.

Kemudian menurut klasifikasi, hotel berbintang lima sebagai TPK tertinggi dibanding kelas lainnya yang mencapai 61,77 persen.

TPK terendah tercatat pada hotel bintang satu yang hanya mencapai angka 35,44 persen dan bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya angka ini mengalami penurunan sebesar 6,73 poin.

Sementara itu, jelas Adi, lama rata-rata menginap wisatawan baik mancanegara maupun domestik di hotel berbintang di Bali pada April 2019 tercatat 2,77 hari.

Angka ini turun 0,13 poin jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya atau Maret 2019 yang mencapai 2,90 hari.

Jika diklasifikasikan menurut kabupaten dan kota, rata-rata lama menginap wisawatan Bulan April 2019 tertinggi berada di Kabupaten Gianyar yaitu selama 3,08 hari.

Badung dan Buleleng menjadi rata-rata lama menginap paling rendah yang hanya mencapai 2,72 hari. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved