Harga Jeruk Anjlok Jelang Panen Raya

Harga jeruk di tingkat petani dirasa semakin anjlok. Kondisi ini jelas membuat petani jeruk khususnya di Kabupaten Bangli ketar-ketir

Harga Jeruk Anjlok Jelang Panen Raya
Dok. I Nyoman Manton
Suasana pasca panen jeruk di perkebunan milik I Nyoman Manton, Kamis (13/6/2019). Harga Jeruk Anjlok Jelang Panen Raya 

Harga Jeruk Anjlok Jelang Panen Raya

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Harga jeruk di tingkat petani dirasa semakin anjlok.

Kondisi ini jelas membuat petani jeruk khususnya di Kabupaten Bangli ketar-ketir.

Terlebih saat ini jelang panen raya yakni bulan Agustus hingga Oktober 2019. 

Salah satunya diungkapkan I Nyoman Manton, Kamis (13/6/2019).

Petani jeruk asal Kintamani ini mengeluhkan harga jeruk di tingkat petani saat ini anjlok 50 persen.

Dimana jeruk hanya dihargai Rp 3 ribu per kilo.

“Memang harganya saat ini tidak semanis rasanya. Sebelum anjlok saat ini, harga jeruk sempat menembus Rp 6 ribu per kilo,” ujarnya.

Baca: Lakalantas di Buleleng Meningkat Selama Idul Fitri 2019, Didominasi Kendaraan Roda Dua

Baca: Anggota Dewan Baru di Klungkung Terima Pin Emas hingga Tunjangan Perumahan Puluhan Juta

Manton menyebut jeruk yang dihargai hanya Rp 3 ribu per kilo jelas membuat para petani merugi.

Pasalnya, biaya pengeluaran untuk perawatan tanaman jeruk sangat tinggi.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved