Perda RDTR Badung Terancam Macet - Dari 6 Perda, DPRD Badung Baru Selesaikan 1 Perda

Pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk enam kecamatan di Kabupaten Badung terancam macet

Perda RDTR Badung Terancam Macet - Dari 6 Perda, DPRD Badung Baru Selesaikan 1 Perda
Tribun Bali
Ilustrasi alih fungsi lahan di Badung. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk enam kecamatan di Kabupaten Badung terancam macet.

Pasalnya, hingga kini dari enam Perda RDTR di setiap kecamatan di Badung hanya satu perda RDTR yang selesai. Padahal kalangan DPRD Badung periode 2014-2019 akan menghabisi masa jabatannya pada Agustus mendang.

Enam Perda RDTR yang dirancang yaitu, RDTR Kecamatan Kuta Selatan, RDTR Kecamatan Kuta, RDTR Kecamatan Kuta Utara, RDTR Kecamatan Mengwi, RDTR Kecamatan Abiansemal dan RDTR Kecamatan Petang.

Dewan Badung baru mengesahkan satu ranperda RDTR yaitu untuk Perda RDTR Kecamatan Kuta Selatan.

Sedangkan, lima Ranperda lagi masih nyangkut di tingkat panitia khusus (pansus).

Ketua Pansus RDTR Badung Utara, I Wayan Suyasa yang dikonfirmasi, Rabu (12/6/2019) kemarin, tak menampik bahwa belum semua Ranperda RDTR bisa diselesaikan oleh DPRD Badung.

Menurutnya, produk hukum ini tergolong susah, sehingga pihaknya di legislatif sedikit kesulitan untuk melakukan pembahasan apalagi penetapan.

“Iya, dari enam (Perda RDTR) baru satu bisa ditetapkan, yaitu Perda RDTR Kuta Selatan,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan, untuk sisa lima Ranperda tersebut masih sedang berproses di legislatif.

Bahkan, untuk Ranperda RDTR Kuta dan RDTR Kuta Utara yang dinakhodai I Gusti Anom Gumanti selaku Ketua Pansus saat ini sudah berhasil diselesaikan di tingkat pansus dan eksekutif.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved