Ruang Komisioner Bawaslu Karangasem Jadi Gudang Arsip Sementara

Bawaslu Karangasem kekurangan gedung untuk kerja dan menyimpan berkas serta dokumen pengawasan

Ruang Komisioner Bawaslu Karangasem Jadi Gudang Arsip Sementara
Tribun Bali/Saiful Rohim
Komisioner Bawaslu memeriksa berkas dan dokumen yang disimpan di ruang pertemuan, Kamis (13/6/2019) sekitar pukul 15.00 Wita. Ruang Komisioner Bawaslu Karangasem Jadi Gudang Arsip Sementara 

Bawaslu mengaku telah mengusulkan tambahan gedung ke Bupati Karangasem untuk dijadikan tempat bekerja.

Dalam usulan yang dilayangkan bulan Agustus 2018, Bawaslu meminta rumah dinas pejabat.

Dan permohonan ini direspons baik oleh Bupati Karangasem.

Baca: Jokowi Akan Bagikan 3.000 Sertifikat Tanah pada Warga Bali, Bangli Dipilih Jadi Lokasi Penyerahan

Baca: Besok Jokowi Kunjungi Gianyar, Tinjau Pembangunan Pasar Seni Sukawati

"Pemerintah sudah merespons lewat tulisan serta lisan. Mereka memberikan gedung yang diminta, cuma gedung masih ditempati pejabat," ungkapnya.

Bawaslu berencana akan menindaklanjuti usulannya sebelum pemilihan bupati dilaksanakan.

Untuk diketahui, gedung Bawaslu yang ditempati sekarang berisi 4 ruangan ukuran sekitar 3 x 3 meter, ditambah ruang pertemuan.

Dalam satu ruangan ditempati 2 komisioner, dan digunakan untuk menyimpan dokumen/berkas pengawasan.

Kepala Badan Keuangan dan Pengelolaan Asset Daerah (BKPAD) Karangasem, I Nengah Mindra, belum bisa dihubungi terkait usulan Bawaslu Karangasem.

Sebelumnya, Mindra berjanji merealisasikan usulan Bawaslu demi hajatan politik.(*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved