4 Desa di Nusa Penida Ini Susah Sinyal Komunikasi, Begini Alasan Provider Enggan Investasi di Sana

Sekitar 75 persen wilayah di Nusa Penida, Klungkung masih mengalami kesulitan sinyal komunikasi.

4 Desa di Nusa Penida Ini Susah Sinyal Komunikasi, Begini Alasan Provider Enggan Investasi di Sana
Tribun Bali/Dwi Suputra
(ilustrasi) Blank spot di wilayah Nusa Penida, Klungkung, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Sekitar 75 persen wilayah di Nusa Penida, Klungkung masih mengalami kesulitan sinyal komunikasi.

Dari 16 desa di Nusa Penida, ada empat desa yang  blank spot atau sama sekali tidak terjangkau sinyal.

"Kalau di Klungkung daratan, yang kesulitan sinyal ada di beberapa wilayah seperti di Gelogor, Desa Pikat. Sementara wilayah paling banyak kesulitan sinyal ada di Kecamatan Nusa Penida," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Telekomunikasi Klungkung, I Wayan Parna, Rabu (12/6).

Wilayah blank spot di Nusa Penida antara lain, Desa Sekartaji, Desa Suwana, Desa Klumpu dan Desa Batukandik.

Walaupun saat ini telah dibangun 22 menara BTS  (Base Transceiver Station) di Nusa Penida, namun tetap saja  empat wilayah tersebut sama sekali masih belum terjangkau sinyal.

"Ada beberapa masalah yang menjadi kendala mengapa di Nusa Penida sangat sulit mendapatkan sinyal. Selain karena masih minimnya penyedia telekomunikasi yang mau membangun tower operator seluler, juga karena banyaknya lahan kosong untuk membangun tower tapi tidak didukung akses infrastruktur jalan yang memadai," jelas Parna.

Perusahaan telekomunikasi (provider) enggan berinvestasi di Nusa Penida.

Perusahaan telekomunikasi menganggap wilayah Nusa Penida tidak terlalu menguntungkan untuk dibangun menara telekomunikasi. 

Padahal saat ini denyut pariwisata di Nusa Penida sedang berkembang sehingga harus didukung dengan sarana telekomunikasi yang memadai.

"Cara berpikir mereka (provider) menurut saya masih keliru. Mereka memotret melalui Google Map, dan menganggap buat apa memasang BTS di lokasi yang minim penduduk. Mereka tidak berpikir bagaimana saat ini pariwisata di Nusa Penida berkembang pesat. Misal seperti saat ini, wisatawan ke Nusa Penida sampai sebabkan kemacetan," ungkap dia.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved