Datangi Sky Garden di Legian Kuta, Dua Mantan Karyawan Sampaikan Surat Penyitaan Aset

Tujuan kedatangan adalah penyampaian surat tugas penyitaan aset yang dimiliki pihak Sky Garden sebagai kompensasi PHK Karyawan Sky Garden yang tidak

Datangi Sky Garden di Legian Kuta, Dua Mantan Karyawan Sampaikan Surat Penyitaan Aset
Tribun Bali/Noviana Windri
Putu Eka Lesmana, M Hasan, tim kuasa hukum LBH Bali dan jurusita PN Denpasar datangi Sky Garden di Jalan Raya Legian, Kuta, Badung, Bali, Jumat (14/6/2019) pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Putu Eka Lesmana, M Hasan, tim kuasa hukum LBH Bali dan jurusita PN Denpasar datangi PT. ESC Urban Food Station atau Sky Garden di Jalan Raya Legian, Kuta, Badung, Bali, Jumat (14/6/2019) pagi.

Tujuan kedatangan adalah penyampaian surat tugas penyitaan aset yang dimiliki pihak Sky Garden sebagai kompensasi PHK Karyawan Sky Garden yang tidak kunjung dibayarkan.

Wadir LBH Bali, Ni Komang Candra Dewi menyebutkan kedatangan kali ini adalah untuk mengecek keberadaan dan kebenaran kepemilikan aset-aset Sky Garden.

"Jurusita datang dengan surat tugas. Di dalam surat tugasnya juga sudah ada butir-butir aset apa saja yang akan disita. Karena ini baru perdata, maka asetnya tidak bisa langsung diambil," ungkapnya.

Baca: Kisah Istri Digadaikan Suaminya Rp 250 Juta di Jatim Berujung Maut, Hori Beri Pengakuan Begini

Namun, keputusan tidak bisa segera diambil karena surat tugas diterima oleh perwakilan Sky Garden yang dalam hal ini merupakan kepala chef Sky Garden.

Sehingga tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan.

"Kita dapat informasi bahwa aset-aset tersebut masih dalam cicilan. Tadi juga ada janji dengan perwakilan Sky Garden akan menjembatani dengan manajemen yang baru. Jadi sekarang merupakan tanggung jawab manajemen yang baru. Akan membiarkan beberapa asetnya untuk di sita atau mengganti sesuai nominal kompensasi," paparnya.

Sementara, Putu Eka Lesmana salah satu mantan karyawan Sky Garden yang dipecat dengan alasan tidak jelas berharap kompensasi yang menjadi haknya segera dibayarkan.

"Saya berharap cepat selesai masalah ini. Tidak berbelit-belit. Sudah ada pergantian manajemen mau eksekusi aset jadinya sulit," ucapnya.

Sebelumnya, dalam putusan PHI Denpasar tertanggal 4 Juli 2017 dan dalam putusan kasasi MA 29 November 2017 menghukum Sky Garden membayar kompensasi kepada Hasan sebesar Rp 40.250.000 dan Putu sebesar Rp 27.830.000.

Hingga audiensi berakhir, pihak Sky Garden tidak bersedia memberikan tanggapan. (*) 

Penulis: Noviana Windri
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved