Sponsored Content

Hadapi Tantangan Era Revolusi Industri 4.0, Unhi Denpasar Buka Prodi Sistem Informasi

Hadapi Tantangan Era Revolusi Industri 4.0, Unhi Denpasar Buka Prodi Sistem Informasi

Hadapi Tantangan Era Revolusi Industri 4.0, Unhi Denpasar Buka Prodi Sistem Informasi
istimewa
Unhi Denpasar Buka Prodi Sistem Informasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menghadapi tantangan global di era revolusi industri 4.0 yang berbasis digital (online), sistem teknologi informasi menjadi sangat penting untuk dikembangkan di pendidikan tinggi.

Apalagi, kebutuhan pasar saat ini lebih mengedepankan keterampilan skill di bidang teknologi informasi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar di bawah kepemimpinan Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, MS., berkomitmen membentuk karakter lulusan dengan menyeimbangkan antara ilmu pengetahuan berbasis agama, seni dan budaya dengan perkembangan sains dan teknologi informasi.

Upaya tersebut direalisaikan dengan membuka Program studi (Prodi) baru, yaitu Prodi Sistem Informasi yang telah mendapat izin dari LLDIKTI Wilayah VIII Bali-Nusra. Bahkan, Prodi ini telah siap menerima mahasiswa baru Tahun Akademik 2019/2020.

Rektor Unhi Denpasar, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, MS., mengatakan sejauh ini Unhi Denpasar lebih banyak mengembangkan prodi pada bidang Agama, Seni dan Budaya.

Namun, untuk memenuhi kebutuhan pasar, pihaknya akan lebih fokus mengembangkan prodi dibidang sains dan teknologi informasi.

Sehingga, perkembangan teknologi informasi tidak mendegradasi nilai-nilai kebudayaan, tetapi justru memperkuat niai-nilai yang terkandung di dalam kebudayaan tersebut.

Sebab, sains dan teknologi informasi yang dikembangkan didasari karakter agama, seni dan budaya.

Apalagi, selama ini transfer nilai-nilai kearifan lokal budaya Hindu Bali kepada generasi muda melalui sains dan teknologi informasi.

Oleh karena itu, sains dan teknologi informasi harus dipersiapkan, sehingga nilai-nilai budaya Hindu Bali tidak ditinggalkan oleh generasi muda.

"Rumah untuk pengembangan Prodi Sistem Informasi ini telah kita siapkan di Fakultas Teknologi Informasi dan Sains yang dulunya Fakuktas MIPA. Bahkan kami tidak berdiri sendiri, namun telah berkolaborasi dengan universitas-universitas yang sudah terkenal dibidang sistem informasi, baik dengan ITB, UGM, maupun dengan Universitas luar negeri, seperti India yang telah MoU dengan kami," ujar Prof. Damriyasa, Kamis (13/6/2019) kemarin.

Terkait dengan prospek lulusan Prodi Sistem Informasi, dikatakan bahwa saat ini semua sektor, baik sektor pemerintahan maupun swasta membutuhkan lulusan sistem informasi.

Apalagi, saat ini pemerintahan maupun swasta me-redesain kembali tata kelola sistem informasinya. Sehingga lulusan sistem informasi sangat dibutuhkan disegala sektor.

"Sektor apapun kalau tidak menggunakan sistem informasi dalam tata kelolanya, mereka akan ketinggalan,"tandasnya.

Selain Prodi Sistem Informasi, pihaknya juga tengah mengusulkan Prodi Pariwisata fokus Ekowisata dan Prodi Magister Manajemen di bawah Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata.(*)

Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved