Kisah Istri Digadaikan Suaminya Rp 250 Juta di Jatim Berujung Maut, Hori Beri Pengakuan Begini

Kisah istri digadaikan suami di Lumajang, Jawa Timur, jadi sorotan hangat di masyarakat.

Kisah Istri Digadaikan Suaminya Rp 250 Juta di Jatim Berujung Maut, Hori Beri Pengakuan Begini
TRIBUNMADURA/IST
Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban saat menginterogasi Hori, tersangka yang membacok korban salah sasaran hingga tewas, akibat dipicu hutan Rp 250 juta dengan jaminan gadaikan istri sendiri, Kamis (13/6/2019). 

Terungkap, Suami yang Gadaikan Istri Rp 250 Juta Sabetkan Celurit Maut saat Toha Mencari Sepatu Anak

TRIBUN-BALI.COM, LUMAJANG - Kisah istri digadaikan suami di Lumajang, Jawa Timur, jadi sorotan hangat di masyarakat.

Hori, pria paruh baya asal Lumajang ini tega menggadaikan istrinya sebesar Rp 250 juta justru berakhir di penjara Polres Lumajang.

Tak hanya menggadaikan istrinya, Hori juga melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang pria hingga menyebabkan kematian. Lalu bagaimana peristiwa tersebut bermula?  

Dilansir dari Tribun Madura, Muhammad Toha (34), warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang yang menjadi korban salah sasaran bacok hingga tewas oleh Hori (43), warga Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, rupanya masih bersaudara.

Hal ini terungkap setelah polisi menangani kasus pembacokan salah sasaran yang dipicu oleh ulah Hori yang gadaikan istrinya sendiri sebesar Rp 250 juta kepada Hartono, warga Desa Sombo, Lumajang, alias kasus suami gadaikan istri.

 
Akibatnya, Toha tewas dalam upaya penyelamatan di rumah sakit Lumajang.

Dalam pemeriksaan oleh pihak rumah sakit diketahui, Toha mengalami luka yang cukup parah.

Di antaranya tulang iga kanan di bagian belakang rusuk putus, tulang belikat kiri putus, tulang belikat kanan pecah.

Selain itu, punggung robek melintang dari atas kanan sampai kiri bawah.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved