Pria Gadaikan Istrinya Rp 250 Juta, Sang Istri Tak Kembali ke Pelukan, Berakhir dengan Pembunuhan

Pria Gadaikan Istrinya Rp 250 Juta, Sang Istri Tak Kembali ke Pelukan, Berakhir dengan Pembunuhan

Pria Gadaikan Istrinya Rp 250 Juta, Sang Istri Tak Kembali ke Pelukan, Berakhir dengan Pembunuhan
YouTube
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM- Nasib Hori, warga Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang yang telah menggadaikan istrinya Rp 250 juta setelah salah membunuh orang cukup miris. 

Hori kini terancam hukuman selama 20 tahun penjara setelah membunuh  M Toha (34) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit, Lumajang, Selasa (11/6/2019) malam.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran mengungkapkan, Hori akan dijerat Pasal 249 KUHP tentang pembunuhan berencana. 

Baca: Kecelakaan dan Disebut Telah Meninggal, Tiba-tiba Wanita ini Kerasukan: Ini Tumbalku Jangan Dibawa!

“Setelah kami interogasi, pelaku mengakui bahwa pembunuhan ini telah direncanakan dengan motif agar utangnya menjadi hangus serta mendapatkan kembali istrinya yang telah digadaikan.

Namun ternyata salah target," kata Hasran.

Saat ini polisi terus mendalamai kasus suami gadaikan istri yang berujung pada pembunuhan di Lumajang. 

Baca: Ditanya Jatah Menteri dari Bali, Begini Jawaban Presiden Jokowi

Polres Lumajang akan memanggil sejumlah pihak terkait kasus tersebut. 

Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban, Kamis (13/6/2019) mengatakan, latar belakang kasus pembunuhan bermotif suami gadaikan istri ini baru kali ini dia temukan selama bertugas di Lumajang.

Karenanya, dia mengaku kaget dengan pengakuan Hori tidak lama setelah ditangkap karena membacok orang hingga tewas.

Baca: Video Mesum Oknum Bidan Bareng Timun di Jembrana Kian Viral, Polisi Angkat Bicara

Arsal geleng-geleng kepala karena Hori berterus terang mengakui bahwa latar belakang dari pembunuhan itu adalah soal penggadaian istrinya kepada pria lain.

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved